Tak Kuat Mendaki Pick Up Membawa 18 Orang Terbalik di Nuabosi Ende
Fransiska menuturkan bahwa dia dan suaminya tidak pernah menyangka bakal mengalami peristiwa vahas karena kendaraan yang mereka tumpangi dalam kondisi
Penulis: Romualdus Pius | Editor: Alfred Dama
Laporan Wartawan Pos Kupang, Romualdus Pius
POS KUPANG.COM, ENDE -- "Saat itu mobil yang kami tumpangi berangkat dari Kota Ende dengan memuat 18 orang penumpang lalu saat memasuki tanjakan di Desa Randotonda, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende, tiba-tiba mobil pick up terbalik," kata Fransiska Bha seorang penumpang sekaligus pemilik kendaraan kepada Pos Kupang saat ditemui di RSUD Ende, Selasa malam (27/10/2015).
"Saya hanya mendengar penumpang yang duduk di belakang berteriak. Saya duduk di depan bersama suami dan anak karena memang mobil itu milik kami yang dikendarai oleh suami saya sendiri. Usai kecelakaan saya Melihat suami saya tidak bergerak lagi saya pikir, Lae sudah mati," lanjut Fransiska Bha.
Fransiska menuturkan bahwa dia dan suaminya tidak pernah menyangka bakal mengalami peristiwa vahas karena kendaraan yang mereka tumpangi dalam kondisi layak jalan. Kendaraan tersebut baru dioperasikan satu tahun.
Menurut Fransiska, kecelakaan yang mereka alami saat kendaraan berada di Desa Randotonda, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende. Sedianya kendaraan itu akan berjalan menuju ke Desa Randorama yang memang menjadi tujuan trayek namun sebelum sampai ke tujuan kendaraan sudah terbalik.
Kecelakaan itu terjadi pada, Selasa (27/10/2015) sekira pukul 15.00 Wita, di Desa Randotonda, Kecamatan Ende, yang berjarak 8 KM dari Kota Ende.
Menurut Fransiska, kendaraan itu hendak naik tanjakan namun kondisi jalan yang tidak bagus membuat kendaraan terbalik ke pinggir jalan sekira 75 meter dari ruas jalan. Pada saat terbalik kendaraan sempat membentur pohon cengkeh serta berahir di pohon kemiri.
"Saya tidak tau lagi kalau saja tidak ada pohon kemiri bisa saja kami semua selesai. Tapi puji Tuhan maíz bisa tertahan sehingga kami bisa selamat meskipun mengalami luka-luka,"kata Fransiska.
Fransiska mengatakan, dari 18 orang penumpang yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas, 4 orang termasuk dirinya dirujuk ke RSUD Ende sedangkan 14 orang lainnya dirawat di Puskesmas Nuabosi.
"Kami 4 orang yang mengalami luka cukup serius dirujuk ke RSUD Ende sedangkan mereka yang lain dirawat di Puskesmas Nuabosi,"kata Fransiska.*