PARODI

Di Timur Matahari

Bukan judul film garapan Arie Sihasale tentang Di Timur Matahari atau DTM.

Di Timur Matahari
DOK POS KUPANG
Maria Matildis Banda

POS-KUPANG.COM, KUPANG --- Bukan judul film garapan Arie Sihasale tentang Di Timur Matahari atau DTM. Film yang bercerita tentang sebuah harapan pada tanah yang damai dan pendidikan terbaik.

Harapan Thomas dan kawan-kawan yang menanti kedatangan cahaya dan bebas dari kebodohan. Sebagaimana film-film dengan latar Indonesia Timur pada umumnnya. Konflik pencarian identitas dalam Atambua 39 Derajat Celcius, Surat dari Bidadari, Tanah Air Beta, juga DTM didasari kesadaran akan identitas yang terancam.

Ancaman yang berakar pada hilangnya sesuatu atau penderitaan di masa lalu yang tidak terselesaikan.

***

Akan tetapi ini bukan Ari Sihasale dan DTM yang sangat menarik untuk didalami lebih jauh. Ini tentang DTM yang lain yaitu Pilkada yang tidak ada kaitan langsung dengan DTM-nya Arie tetapi ada titik-titik yang sama tentang ancaman terhadap identitas.

"Bagaimana bisa selesai kalau kedamaian jauh," sambung Rara setelah mendengar penjelasan Nona Mia yang panjang tentang DTM dan lain-lain.
"Pada hal saya selalu bicara tentang kepedulian terhadap orang kecil, perhatian terhadap orang miskin, orang susah, saling mengasihi antar-sesama. Rendah hati dan damai."

"Betul! Meskipun topik kita besok adalah pilkada, kita bisa belajar dari DTM-nya Ari. Jangan sampai selalu damai sebagai identitas kita terancam karena beda pilihan dukungan. Damai dan damai itu salah satu kunci untuk tegakan identitas kita sebagai empat sekawan bukan?" Rara tampak gagah saat bicara tentang damai. Sementara Jaki tampak manis saat bicara tentang orang kecil, orang susah, dan orang miskin."

"Siapa kita ini. Itulah yang mesti kita sadari," sambung Jaki lagi. "Nilai-nilai yang kita perjuangkan agar pilkada tidak membuat persahabatan kita hancur berantakan." Jaki dan Rara berpelukkan dan langsung saling menghantamkan telapak tangan.

***

Mendengar dialog antara Jaki dan Rara, Benza dan Nona Mia merasa terharu. Keduanya yakin sahabatnya itu juga belajar dari DTM akan pentingnya kesadaran identitas dan damai. Karenanya keempatnya saling berjabatan tangan untuk menghadapi keputusan KPU tentang siapa yang lolos verifikasi Pilkada serentak ini.

Halaman
123
Editor: omdsmy_novemy_leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved