Mengenang Almarhum Tonce Fernandez

Dia meninggal mendadak, diduga serangan jantung. Dia sempat dilarikan ke RSUD TC Hillers Maumere, namun

Penulis: PosKupang | Editor: Dion DB Putra
Istimewa
Almarhum Tonce Fernandez (kanan) bersama Uskup Maumere, Mgr. Gerulfus Kherubim Parera, SVD dan Azizah KDI (kedua dari kiri ) beberapa bulan lalu. 

POS KUPANG.COM, MAUMERE --Para jurnalis dan para pendengar setia Radio FM Maumere di Kabupaten Sikka berduka. Tonce Fernandez, wartawan senior, penyiar Radio FM Maumere yang waktu lalu menjadi ketua tim yang mengelorakan semangat masyarakat Sikka mengumpulkan koin dukungan untuk pemenangan Azizah menjadi salah satu Bintang KDI 2015, dipanggil Tuhan, Jumat (21/8/2015) sekitar pukul 07.00 Wita.

Dia meninggal mendadak, diduga serangan jantung. Dia sempat dilarikan ke RSUD TC Hillers Maumere, namun nyawanya tidak tertolong. Banyak hal bisa dikenang dari sosok almarhum Tonce Fernandes, ketua tim sukses Azizah KDI 2015.

Dia murah senyum, ramah, rendah hati, cepat akrab dengan siapa saja yang dijumpai. Mempunyai banyak sahabat. Seorang pekerja keras dan seorang pendengar yang baik.

Salah seorang sahabat karib almarhum, Komisioner KPUD Sikka, Fery Soge mengenang Tonce karena gaya rambutnya yang berubah urak-urakan akhir-akhir ini. Rambut almarhum biasa dipotong pendek tapi kemudian dilepas panjang tak teratur.

"Saya sempat bertanya soal rambutnya yang kelihatan lain.
Bagaimana lagi rambut itu. Dengan enteng ia menjawab, republik saja masih kocar-kacir begini. Biar saja rambut saya begini," tutur Fery Soge mengenang Tonce Fernandez.
Tonce, kadang dipanggil Katon, meninggalkan seorang istri dan putri semata wayangnya yang kini masih duduk di kelas VI sekolah dasar (SD). Dua hari lalu, 19 Agustus 2015, dia baru saja merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48.

Kepergiannya menjadi kehilangan bagi banyak orang. Rumah duka almarhum di Kelurahan Kota Baru, kompleks pertokoan Kota Maumere pun dibanjiri pelayat teman sejawat, pejabat pemerintah dan masyarakat. Sebut di antaranya, Wakil Bupati Sikka, Paolus Nong Susar, Kabag Humas Pemkab Sikka, Germanus Goleng dan teman-teman dari berbagai instansi pemerintah dan swasta di Sikka.

Puluhan pelajar SMK Yohanes Paulus XXIII bersama guru yang selama pementasan KDI 2015, berjibaku bersama menggalang dana untuk dukung Azizah KDI lolos hingga ke grand final pun mendatangi rumah duka, menyampaikan belasungkawa.

"Masih segar dalam ingatan saya, abang sangat sibuk saat jadi ketua panitia sukses Azizah. Bahkan selalu jadi MC yang bersemangat, tidak kenal lelah membakar semangat penonton," demikian ungkapan pemilik akun Facebook bernama Emmy Kadha.

Menurut informasi sementara, keluarga masih berembuk lokasi pemakaman, dengan waktu pemakaman direncanakan pada hari Minggu, 23 Agustus 2015. (lik)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved