Selasa, 7 April 2026

Penjual Parfum Asal Jawa Timur Ditemukan Tewas Dalam Kamar

Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun petugas kepolisian, lanjutnya, korban adalah warga asal Desa Ngaglik, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban

Editor: Alfred Dama
POS KUPANG/JOHN TAENA
Jenasah Ahmad Fathoni (40) warga Desa Ngaglik, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur yang ditemukan dalam kamarnya di wilayah RT 07/ RW 03, Kelurahan Oebobo, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang saat dievakuasi. Selasa (4/8/2015) 

Laporan Wartawan Pos Kupang, John Taena

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Peristiwa kematian warga Desa Ngaglik, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur Ahmad Fathoni (40) di wilayah RT 07/ RW 03, Kelurahan Oebobo, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, pada Selasa (4/8/2015) pagi belum diketahui.

Sampai saat ini pihak Kepolisian Sektor Oebobo, masih menyelidiki kasus kematian korban.

Kapolsek Oebobo, AKP. Benyamin Nikijulu, SH, kepada Pos Kupang, di tempat kejadian perkara (TKP), Selasa (4/8/2015) mengatakan, sejauh ini belum diketahui dengan pasti sebab musebab kematian korban. "Masih dilakukan olah TKP.
Jenasahnya nanti kita bawa dulu ke RSB (rumah sakit bhayangkara,red) untuk divisum dulu," katanya.

Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun petugas kepolisian, lanjutnya, korban adalah warga asal Desa Ngaglik, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban Jawa Timur. Selama berada di Kota Kupang, korban tinggal seorang diri. Hal ini disebabkan istri dan anak - anaknya tinggal di kampung halaman.

"Di sini korban tinggal sendiri. Di dalam kamarnya tadi hanya ditemukan sejumlah barang daganganya berupa parfum. Tidak ada yang lain," jelasnya.

Selama merantau di Kota Kupang, jelas Nikijulu, korban berprofesi sebagai penjual parfum. Selain itu, korban juga mengeluh kurang enak badan dan tinggal berjualan parfum pada Senin (3/8/2015).

Dikatakanya, "Untuk penyebab kematian korban belum diketahui, namun pada hari Senin tanggal 03 Agustus 2015 korban sempat mengaku sedang sakit sehingga tidak berjualan."

Hasil pantauan Pos Kupang, di TKP terlihat korban tidur dengan posisi telungkup dengan mengenakan kain dan pada pinggangnya terikat sebuah jaket warna hitam. Selain itu terlihat puluhan anggota Polsek, Polres Kupang Kota dan Polda NTT yang berada di lokasi kejadian.

Usai melakukan olah TKP, korban dievakuasi menggunakan sebuah mobil jenasah milik Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan visum.*

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved