KUD Talibura Tinggal Kenangan

Sejak pengurus KUD pergi menghadap Yang Maha Kuasa, koperasi tersebut mati suri dan kini tinggal bangunan

KUD Talibura Tinggal Kenangan
ilustrasi

POS KUPANG.COM, MAUMERE -Herman Karel, warga Desa Nebe, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka mengaku keberadaan Koperasi Unit Desa (KUD) Talibura kini tinggal kenangan.

Sejak pengurus KUD pergi menghadap Yang Maha Kuasa, koperasi tersebut mati suri dan kini tinggal bangunan yang sudah rusak dan tidak dirawat.

"Dulu ada KUD sangat bagus dan selalu membantu kami. Semua komoditi, baik kakao, jambu mete dan kemiri serta kelapa kami jual di KUD. Sekarang ini, semua datang beli di kampung dengan harga beda-beda. Kalau ada KUD harga bisa diatur dan menguntungkan kami petani," kata Herman kepada Pos Kupang di Desa Nebe, Selasa (28/7/2015) siang.

"Anggotanya pun tidak ada yang urus, lalu kami tidak bisa buat apa-apa lagi," ujar Herman. Benediktus Labre, warga Desa Bangkoor, Kecamatan Talibura pun mengisahkan manfaat KUD Talibura yang pernah ia rasakan.

"Dulu kami bisa beli sembako dengan harga murah. Sekarang ini sudah banyak kios dan toko harga barang pun beda-beda. Kalau ada KUD harganya bisa dijangkau. Dulu rumah orangtua saya di depan KUD dan kami bisa beli kebutuhan rumah," ujar Labre.

Ferdinandus Seran, warga Bangkoor mengaku heran mengapa pemerintah tidak memperhatikan keberadaan KUD di desa-desa yang sudah lama mati. "Kenapa tidak ada perhatian lagi. KUD ada, kami masyarakat bisa terbantu," kata Seran.

Pantauan Pos Kupang, KUD Talibura berada di ruas jalan Maumere-Larantuka, tepatnya di Desa Nebe. KUD itu masih ada papan nama bertuliskan KUD Desa Talibura yang berada di Desa Nebe. Bangunanya telah rusak dan penuh semak belukar. (ris)

Tags
Sikka
Penulis: PosKupang
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved