Pria Itu Mengamuk dan Membunuh Seorang Bocah

A (12) tewas akibat sabetan golok pelaku, sedangkan dua korban lainnya, SN (8) dan Z (12), menderita luka berat.

Editor: Ferry Ndoen
dailymail.co.uk
ilustrasi. 

 POS KUPANG.COM, DEMAK-- Sebuah pesta ulang tahun di Desa Wonowoso RT 2 RW 2 Kecamatan Karangtengah, Demak, Minggu (26/7/2015) siang, berakhir tragis.

Di tengah kemeriahan pesta di rumah Eko Nur Arifin (23), seorang warga, Supriyadi (30) yang diduga mengidap gangguan jiwa mengamuk. Tiga anak menjadi korban pembacokan.

A (12) tewas akibat sabetan golok pelaku, sedangkan dua korban lainnya, SN (8) dan Z (12), menderita luka berat dan dirawat di Rumah Sakit Sunan Kalijaga Demak. Karena parahnya luka yang diderita, Zaki dirujuk ke Rumah Sakit di Semarang.

Warga yang melihat kejadian tersebut sontak terpancing emosi dan beramai ramai menghajar si pelaku dan merusak rumahnya. Akibat amukan massa tersebut, Supriyadi menderita luka parahtu di sekujur tubuhnya dan dilarikan ke Rumah Sakit Islam NU Demak.

Menurut Eko Nur Arifin, saat menggelar perayaan satu tahun anaknya, tiba-tiba pelaku yang tinggal di sebelah rumahnya keluar dan menyerang warga yang tengah asyik menonton acara tersebut. "Kejadiannya cepat sekali, Mas. Pada saat musik Barongan dimulai, mendadak pelaku keluar rumah dan langsung mengamuk membabi buta. Acara bubar dan warga yang mayoritas anak anak langsung lari menyelamatkan diri," kata Eko.

Informasi yang dihimpun, pelaku dikenal pendiam dan tertutup serta jarang berkomunikasi dengan warga. Sehari-hari, pemuda pengangguran yang diduga mengidap gangguan jiwa itu hanya bermain dengan seekor anjing kesayangannya. Setiap bepergian keluar rumah pemuda yang baru pindah dari Kalimantan itu selalu membawa golok yang diselipkan di pinggangnya.

"Pelaku ini baru pindah dari Kalimantan, bahkan belum memberitahu pada kami. Kemana mana membawa golok. Warga sini tahunya dia memang agak kurang waras, " kata Nur Kholis, Ketua RT setempat.

Peristiwa yang menggemparkan warga Desa Wonowoso, Kecamatan Karangtengah tersebut hingga kini masih ditangani oleh Satreskrim Polres Demak. (kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved