Aneh Tapi Nyata

Tiga dari empat bayi Meninggal

Begitu ketuban pecah, jelas Bidan Emi, Mariana paksa. Jadi, bayi yang kedua keluar.

POS KUPANG/APSON BENU
DIRAWAT--Mariana Entae, ibu dari empat bayi kembar dirawat di Klinik Bidan Praktek Swasta Permata, Kelurahan Kefa Selatan, Kecamatan Kota Kefamenanu, Selasa (7/7/2015) dinihari. 

POS-KUPANG.COM, KUPANG --- Begitu ketuban pecah, jelas Bidan Emi, Mariana paksa. Jadi, bayi yang kedua keluar.

"Saya lihat adi mea (bayi) sudah lama meninggal di dalam kandungan ibunya. Kulit perut dan kulit tubuh bayi sudah terkelupas. Saya langsung beri tahu suaminya dan potong tali perut bayi," ujar Bidan Emi.

Pasca kelahiran bayi kedua pukul 03.50 Wita, lanjut Bidan Emi, ia kembali mendapati kaki bayi ketiga. Perut ketuban menonjol hingga berhasil lahir. Perut Mariana masih besar.

"Adi mea kayaknya ada empat atau lima," ujar Bidan Emi kepada suami Mariana, Emanuel Toan, saat mengeluarkan bayi ketiga pukul 04.05 Wita.

Tak disangka masih ada bayi keempat. Upaya dan kerja keras Mariana dan bidan berhasil mengeluarkan bayi keempat pukul 04.17 Wita. Mariana sempat mengalami pendarahan sehingga bidan melakukan digital mengeluarkan gumpalan darah. Mariana pun selamat dan sehat.

"Empat bayi satu ari-ari. Jadi, ari-arinya besar. Yang pertama yang sehat, sedangkan yang tiga berturut-turut sudah meninggal di dalam kandungan ibunya. Diperkirakan meninggal tiga hari sebelum dilahirkan. Selama periksa di BPS Permata, kami tidak curiga ada kembar empat, karena selama ini hanya kembar dua saja," ujarnya.

Bidan Emi menjelaskan, berat bayi pertama 1,4 kilogram, tapi saat dilarikan ke RSUD Kefamenanu menjadi 1,3 kilogram. Bayi kedua dan ketiga masing-masing satu kilogram. Bayi keempat diperkirakan 1,3 kilogram. Pasalnya, besar bayi keempat sama dengan bayi pertama.

Bidan Emi mengatakan, keempat bayi kembar itu lahir prematur atau sebelum genap sembilan bulan masa kehamilan ibu mereka. Kondisi fisik empat bayi, lanjut Emi, sudah terbentuk dengan organ tubuh yang lengkap. Namun, kata Emi, kemungkinan besar tumpang tindih bayi dalam perut sehingga bayi keempat sedikit beda.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved