PSK Karang Dempel Tewas
Trauma, Penghuni Bukit Indah Akan Lebih Selektif Menerima Pelanggan
Kematian Suprih Putri Ponita (48) yang diduga dibunuh secara sadis oleh tamunya dengan mencekik dan menggunting bibirnya, Kamis (2/5/2015) menyisakan
Laporan Wartawan Pos Kupang, Jumal Hauteas
POS KUPANG.COM, KUPANG -- Kematian Suprih Putri Ponita (48) yang diduga dibunuh secara sadis oleh tamunya dengan mencekik dan menggunting bibirnya, Kamis (2/5/2015) menyisakan rasa trauma bagi sejumlah rekan kerjanya di Wisma Bukit Indah, Tenau Kupang.
Para pekerja seks komersial (PSK) ini mengaku akan lebih selektif dalam menerima tamu yang datang.
Salah satu PSK di Wisma Bukit Indah, Melati, bukan nama sebenarnya (40) kepada Pos Kupang, Sabtu (4/7/2015) menjelaskan, peristiwa meninggalnya Suprih (sapaan akrab Suprih Putri Ponita) Kamis (2/7/2015) jelas meninggalkan rasa trauma dan ketakutan bagi mereka untuk menerima tamu, terlebih tamu-tamu baru.*