Kamis, 11 Juni 2026

Mandala dan Hercules Senasib di Jamin Ginting

Ini adalah kali kedua, jatuhnya pesawat di jalan raya yang letaknya di ujung Landasan Udara Soewondo, Medan.

Tayang:
Editor: Benny Dasman
TRIBUN MEDAN / RISKI CAHYADI
Badan pesawat Hercules C-130 TNI AU yang jatuh di Jalan Jamin Ginting, Medan, Sumatera Utara, 30 Juni 2015. Pesawat itu jatuh dua menit setelah lepas landas dari Pangkalan Udara Soewondo pada pukul 12.08 WIB ketika hendak menuju Tanjung Pinang. 

POS KUPANG.COM, MEDAN--Jatuhnya pesawat Hercules C-130 milik TNI AU yang menimpa ruko-ruko di Perumahan Royal Perintis pada Selasa (30/6) membuat catatan buruk Jalan Jamin Ginting, Medan. Peristiwa jatuhnya pesawat di jalan ini bukan kali pertama. Ini adalah kali kedua, jatuhnya pesawat di jalan raya yang letaknya di ujung Landasan Udara Soewondo, Medan.

Adalah pesawat Mandala Airlines, yang jatuh pertamakali jatuh di jalan Letjen Jamin Ginting tersebut. Mandala nahas jatuh 5 September 2005. Ketika itu, Mandala mengangkut 109 penumpang dan kru.

Kecelakaan terjadi pukul 09.40 WIB saat pesawat sedang lepas landas. Sayang, posisi pesawat tidak sempurna, lalu menabrak tiang listrik sebelum jatuh ke jalan dan menimpa rumah warga yang terletak hanya sekitar 100 meter dari bandara Soewondo yang dulu dikenal dengan Polonia, Medan.

Setelah jatuh, pesawat meledak beberapa kali dan terbakar sehingga hancur hampir seluruhnya. Yang tersisa ekor pesawat bertuliskan PK-RIM. Puluhan rumah warga yang tertimpa badan pesawat juga terbakar. Iringan kendaraan baik itu mobil dan sepeda motor menjadi korban

Mandala. Seluruh penumpang tewas.
Dari 117 orang dalam pesawat jenis Boeing 737-200 buatan tahun 1981 ini, 12 diantaranya selamat karena duduk di kursi bagian belakang. Nahas, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Rizal Nurdin yang berada di pesawat untuk menemui Presiden SBY ketika itu juga tewas. Begitu pula dengan mantan Gubernur Sumut Raja Inal serta anggota DPRD Sumut Abdul Haris, juga tewas pada kecelakaan tersebut.

Selang 10 tahun dari kejadian Mandala, giliran Hercules bernasib nahas. Pesawat yang mengangkut 50 orang termasuk di dalamnya 12 kru pesawat dan pilot menjadi korban tewas. Sebagian besar, para korban mengalami luka bakar.

Hercules C-130 milik TNI AU buatan 1994 ini jatuh dan terbakar setelah 2 menit lepas landas dari Lanud Soewoondo. Sang pilot, Kapten Sandy Permana sebelumnya meminta untuk return to base. Namun, pesawat menabrak tower yang ada di sekitar Jalan Jamin Ginting. Sehingga pesawat meledak dan jatuh menimpa ruko-ruko di perumahan elit di kawasan Medan tersebut. Ruko ini persis di Jl Jamin Ginting. Lokasi jatuhnya Hercules C-130, berada sekitar 2 Km dari tempat kejadian jatuhnya Mandala (tribun medan)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved