Agus Nong: Kami Percaya Jaksa
Agus meminta jaksa Kejari Maumere menuntaskan dugaan korupsi di desa itu agar memberikan rasa aman
Penulis: PosKupang | Editor: Dion DB Putra
POS KUPANG.COM, MAUMERE -Agus Nong, tokoh pemuda dari Desa Nirangkliung, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka mengaku prihatin dengan dugaan penyimpangan pembagian beras untuk masyarakat miskin (raskin) di desa itu.
Agus meminta jaksa Kejari Maumere menuntaskan dugaan korupsi di desa itu agar memberikan rasa aman dan kepastian hukum bagi pihak-pihak yang diduga terlibat.
"Kejadian itu membuat warga di desa tidak tenang. Kami minta jaksa mempercepat dan segera mengungkap kasus itu sampai tuntas. Kami percaya jaksa akan memberikan kepastian,"ujar Agus yang datang ke Kantor Pos Kupang Biro Maumere, Selasa (23/6/2015).
Agus mengatakan, sejak kasus itu muncul di media massa warga terus memperbincangkan. "Kami sangat berharap jaksa usut sampai tuntas," kata Nong.
Kajari Maumere, Martiul,S.H yang ditemui belum lama menegaskan, penanganan laporan kasus dugaan KKN di Nirangkliung masih ditelaah. "Laporan warga sudah kami terima. Kami masih telaah untuk mendalami, apakah perbuatan itu ada indikasi tindak pidana atau tidak," tegas Martiul.
Sebastianus dan Yoseph, warga Nirangkliung mendatangi Kantor Kejari Maumere membeberkan dugaan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) yang terjadi di Nirangkliung.
Keduanya membeberkan dugaan korupsi dana senilai Rp 508.060.000,00 kepada jaksa. Kejadian itu berkedok pungutan liar (pungli) kepada warga penerima raskin di desa itu setiap ada pembagian raskin.(ris)