PLTU Kupang Baru Beroperasi Juni 2016

dengan daya 2x18 MW saat ini tengah dilakukan pemasangan transmisi di Pulau Timor. Disampaikan perusahaan swasta yang mengerjakan Juni 2016 rampung

PLTU Kupang Baru Beroperasi Juni 2016
POS KUPANG/FREDI HAYONG
MATERIAL--Tumpukan material dan bangunan pendukung proyek PLTU Afuik di Desa Dualaos, Kecamatan Kakulukmesak, Kabupaten Belu, Rabu (9/7/2014). 

POS KUPANG.COM, KUPANG--Pusat Listrik Tenaga Uap (PLTU) Kupang Baru di Bolok, Kabupaten Kupang, dipastikan beroperasi Juni 2016. Saat ini proses pemasangan transmisi sedang dilakukan dan sudah sampai wilayah Timor Tengah Selatan (TTS). Diharapkan bisa sampai ke Belu bilamana PLTU Afuik, Atapupu belum difungsikan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Dr. Ir. Dwisuryo Indroyono Soesilo, M.Sc, menyampaikan hal ini seusai memantau kesiapan PLTU Kupang Baru di Bolok, Sabtu (20/6/2015).

Menko Bidang Kemaritiman didampingi Wakil Gubernur NTT, Drs. Benny Litelnoni, M.Si; Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTT, Drs. Abraham Maulaka; Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda NTT, Ir. Ferdi J Kapitan, M.Si, beberapa pejabat dari Kementerian Bidang Kemaritiman.

Untuk itu, tegas Dwisuryo, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT segera mempromosikan Kawasan Industri (KI) Bolok untuk memancing investor membuka usaha di kawasan ini, karena pasokan listrik sudah mencukupi.

Sebab, lanjutnya, PLTU Kupang Baru berada di perbatasan negara direncanakan pada peringatan HUT Kemerdekaan RI Agustus 2015 ini dicanangkan secara nasional kawasan perbatasan di seluruh Indonesia terang benderang.

Dwisuryo mengatakan, ia mendapat laporan bahwa di Kupang dalam beberapa bulan belakangan mengalami krisis listrik yang ditandai pemadaman bergilir. Namun, lanjut Dwisuryo, saat ini pihak PLN sudah mengambil langkah perbaikan mesin yang ada.Diharapkan Agustus 2015 pasokan listrik sudah normal kembali.

Khusus untuk PLTU Kupang Baru, kata Dwisuryo, dengan daya 2x18 MW saat ini tengah dilakukan pemasangan transmisi di Pulau Timor. Dan disampaikan oleh perusahaan swasta yang mengerjakan bahwa Juni 2016 sudah bisa beroperasi. Itu artinya, kata Dwisuryo, pasokan listrik di daerah ini akan besar sehingga memudahkan para investor untuk menanamkan modal di NTT.

"Investor kalau masuk ke satu daerah, pertanyaan pertama bagaimana ketersediaan listrik. Saya kira hadirnya PLTU Kupang Baru di Bolok, kebutuhan listrik akan sangat besar. Itu berarti Pemerintah Provinsi NTT harus segera menangkap peluang ini. Silakan promosikan KI Bolok bahwa untuk listrik tidak ada persoalan karena tahun 2016 PLTU sudah difungsikan. Kalau dengan promosi itu maka saya yakin investor akan masuk menanamkan modal di KI Bolok," kata Dwisuryo.

Tentang kendala yang dihadapi, Dwisuryo mengatakan, hasil dialognya dengan pihak perusahaan menyampaikan hanya kendala teknis, tidak ada kendala yang berat.

Bahkan, ia meminta perusahaan yang mengerjakan PLTU Kupang Baru mengusulkan penambahan daya 2x18 MW lagi bilamana lahan yang ada masih bisa menampung peralatan yang dibutuhkan.

Pemerintah pusat, demiikian Dwisuryo, akan membantu mempermudah prosesnya, karena kebutuhan listrik sangat diperlukan, apalagi NTT berada di perbatasan negara tetangga Timor Leste. (yon)

* Pemprov NTT Segera Promosikan KI Bolok
* Permintaan Menko Bidang Kemaritiman

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved