profil
Constantia Amelia: Grogi di Panggung
Bukan baru kali ini ia tampil menyanyi di hadapan ratusan mata penonton.Sebelumnya Constantia Amelia Atika Betang pernah bergabung dengan paduan suara
POS-KUPANG.COM, KUPANG --- Bukan baru kali ini ia tampil menyanyi di hadapan ratusan mata penonton. Sebelumnya Constantia Amelia Atika Betang pernah bergabung dengan paduan suara. Amel, begitu sapaanya, memang tak pernah tampil solo melantunkan suaranya khasnya.
Amel selalu tampil bersama teman-teman, baik dalam bentuk paduan suara maupun band. Sama seperti halnya pada momen Tax Gathering Tahun Pembinaam Wajib Pajak 2015 di Palacio 3 Aston Kupang Hotel & Convetion Center, Selasa (16/6/2015), Amel tampil bersama rekan-rekannya 925 Band menghibur para undangan. Suasana pun semarak.
Meskipun bukan pertama kali tampil menyanyi di hadapan banyak orang, tapi perempuan berdarah Flores, kelahiran Atambua 26 Januari 1994 ini, masih merasa grogi ketika berada di panggung. Apalagi disorot ratusan pasang mata. Namun karena bersama teman-temannya, Amel tampil maksimal dan percaya diri.
Amel bergabung dengan 925 Band sejak menjadi pegawai di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Atambua. Ia diajak bergabung untuk mengisi waktu di akhir pekan. Mereka tampil ketika kantor pajak menyelenggarakan kegiatan. Selebihnya, hari-hari Amel diisi dengan pekerjaannya sebagai pelaksana seksi ekstensifikasi dan penyuluhan di lapangan.
Seminggu sekali Amel ke Atambua, Kefamenanu, Malaka dan Alor. Tugasnya mendaftar wajib pajak dan memberi penyuluhan tentang peraturan pajak. Setiap daerah baginya memiliki cerita tersendiri. Ada yang belum terlalu paham pajak dan menolak, namun ada pula yang sudah memahami tentang pajak.
Awal turun lapangan, anak pertama buah hati pasangan Ch. Karmel Betang dan Caesilia Fernandez ini menuturkan, sangat awam menghadapi wajib pajak. Terkadang sangat sulit jika tidak berbekal ilmu yang kuat. Dalam menghadapi wajib pajak, Amel harus terus menggali pengetahuan di dunia perpajakan. Sebab, peraturan selalu diperbaharui sehingga harus diperdalam lagi.
Walaupun baru setahun bekerja, Amel berusaha menjalankan dengan senyaman mungkin. Agar tugas dan tanggung jawab berjalan dengan baik.
"Intinya bekerja dengan hati. Jangan mengganggap kerja itu sulit. Apalagi bekerja di instansi pemerintah untuk melayani masyarakat, sudah menjadi kewajiban. Saya lebih senang menyelesaikan pekerjaan ketika malam tiba. Meskipun waktu pulang terjadwal pukul 17.00 Wita, saya lebih sering pulang jam tujuh malam. Saat malam, otak lebih tenang bekerja dan cepat selesai. Masih muda, jadi tidak soal kalau pulang malam. Yang penting semua pekerjaan tidak menumpuk," tutur pecinta warna merah yang gemar olahraga ini.
Untuk terus mengasah pengetahuannya, lulusan SMA Negeri 1 Atambua pada 2011 ini, berniat mengambil strata satu (S1) jurusan akuntasi atau perpajakan. Rencana awal setelah menyelesaikan sekolah langsung bekerja terjawab sudah. Tinggal melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/constantia-amelia-atika-betang_20150618_092151.jpg)