Selasa, 7 April 2026

Siswi Raih Nilai UN 0 SMAN 1 Haharu 100 Persen

nilai UN tidak berpengaruh pada lulus tidaknya siswa siswi. Nilai UN tidak menentukan kelulusan

Editor: Ferry Ndoen
ALofns Nedabang
Kadis PPO Kabupaten Sumba Timur, Yusuf Waluwanja 

POS KUPANG.COM, WAINGAPU-- Meski ada siswi mendapat nilai ujian nasional (UN) 0, namun kelulusan siswa/i SMA Negeri 1 Haharu 100 persen. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) Kabupaten Sumba Timur, Yusuf Waluwanja menegaskan, siswa/i yang sudah dinyatakan lulus tidak bisa dibatalkan.

"Apakah kelulusan siswi dibatalkan?" tanya wartawan.
"Tidak seperti itu. Karena nilai UN tidak berpengaruh pada lulus tidaknya siswa siswi. Nilai UN tidak menentukan kelulusan," jawab Waluwanja saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (21/5/2015).

Menurutnya, kelulusan siswa/i ditentukan nilai sekolah dan hasil UN. Sekolah juga berwenang menentukan kelulusan siswi/i.
Di awal wawancara, Wulawanja mengaku belum mengetahui ada siswi yang mendapa nilai UN nol (0). Dia lantas meminta stafnya membawa daftar nilai UN per siswa/i per sekolah. Bersama wartawan, Waluwanja mencari dan menemukan siswa/i yang memperoleh nilai 0.

Diketahui yang mendapat nilai UN 0 adalah FG, siswi jurusan IPA pada SMA Negeri 1 Haharu. FG memperoleh nilai 0 pada mata pelajaran Matematika.

"Saya akan klarifikasi dengan pihak sekolah," kata Wulawanja.

Menurutnya, hasil UN tahun ini kurang bagus. Nilai rata-rata yang diraih di bawah standar nasional yaitu, 5,5," katanya.

"Rata-rata nilai UN kurang, iya. Di bawah standar nasional. Kalau di bawah (5,5) itu nilai kurang. Nilai kurang di atas 50 persen. Jadi, kalau nilai UN kurang dapat ikuti ujian perbaiki, asal siswa siswi mau perbaiki. Ujian perbaikan nilai, dari kurang menjadi cukup," imbuhnya.

Dikatakannya, dinas PPO akan mengundang semua sekolah
untuk melakukan evaluasi terkait dengan hasil UN.

"Akan ada rapat evaluasi. Kami akan cari tahu penyebabnya. Pihak sekolah jujur atau tidak memberi penilaian kepada siswa, saya belum bisa berikan (komentar). Itu bagian dari evaluasi. Tentunya ada hal lain yang kita cermati," katanya.

Waluwanja mengungkapkan, secara umum presentasi kelulusan siswa/i SMK (ada 6 sekolah) 99,87 persen. Total siswa/i SMK 766 orang. Sedangkan siswa/i SMA (ada 16 sekolah) 99,45 persen. Total siswa 2.722 orang.

Menurutnya, secara persentase tingkat kelulusan siswa/i SMA dan SMK bagus. Namun, secara kualitas dengan merujuk pada hasil UN terjadi penurunan.

"Banyak yang nilai UN di bawah nilai rata-rata standar nasional. Ada beberapa pengaruh mengapa nilai UN rendah. Mungkin hasil UN sudah tidak menentukan lagi sehingga siswa siswi tidak fokus belajar," ujarnya.

Kepala SMA Negeri 1 Haharu, Lodu Namuronja, Spd, belum berhasil dikonfirmasi. Saat Pos Kupang mendatangi sekolah itu di Desa Kuta, Kecamatan Haharu, Jumat (22/5), Lodu Namuronja tidak berada di tempat. Seorang ibu guru mengatakan kepala sekolah keluar menghadiri pertemuan di Dinas PPO Sumba Timur. (aca)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved