Paskah
Prosesi Jumat Agung, Yosni Berharap Peristiwa 2014 tak Terulang
Semana Santa menjadi budaya yang mengundang banyak wisatawan manca negara maupun
Penulis: PosKupang | Editor: Dion DB Putra
POS KUPANG.COM, LARANTUKA -Jelang prosesi Semana Santa yang puncaknya Jumat (3/4/2015), para peziarah atau tamu-tamu sudah berdatangan di tanah Nagi (Larantuka), Kabupaten Flores Timur (Flotim), Provinsi NTT.
Pada Senin (30/3/2015) para tamu sudah berdatangan menggunakan kapal motor penyeberangan (KMP) feri milik ASDP Provinsi NTT. Tamu-tamu penting dari berbagai negara, para bupati, wakil bupati dari Flores dan daratan Timor akan tiba pada Rabu (1/4/2015). Para peziarah akan mengikuti prosesi mulai dari lamentasi di Kapela Tuan Ma, Tuan Ana dan sejumlah kapela lain, termasuk Kapela di Wure, Kecamatan Adonara Barat.
Semana Santa menjadi budaya yang mengundang banyak wisatawan manca negara maupun dalam negeri. Prosesi itu berupa arak-arakan patung dari Pulau Adonara ke Larantuka, Flores Timur. Kendati tahun 2014 lalu, salah satu perahu arak-arakan tenggelam saat prosesi Semana Santa yang mengakibatkan tujuh orang tewas, namun hampir seluruh masyarakat Flotim menerimanya itu sebagai musibah. Dan, hingga kini niat mengikuti prosesi merupakan kebutuhan para peziarah untuk memenuhi kebutuhan bathin.
Bupati Flores Timur, Yoseph Lagadoni Herin alias Yosni dalam jumpa pers yang didampingi Dandim 1624 Flotim, Letkol (Inf) Kusni, Sekda Flotim, Anton Tonce Matutina dan Kabag Humas Pemkab Flotim, Ramon Mandiri Piran, mengatakan persiapan di Nagi merupakan kegiatan tahunan yang mengedepankan kekhusukan. "Melalui mimbar masjid, gereja-gereja, kantor desa, kelurahan, kita imbau agar masyarakat mendukung prosesi Semana Santa di Nagi dengan menjaga keamanan dan ketertiban, agar ziarah rutin tahunan ini berjalan aman dan lancar,"katanya.
Yosni berharap, pengalaman tahun 2014 tidak terulang lagi pada Pekan Suci Semana Santa tahun 2015 ini. Para peziarah yang datang dari berbagai daerah dan tempat, baik dalam maupun luar negeri membutuhkan kekhusukan dan keamanan menjalankan rangkaian kegiatan rohani Semana Santa.
Yosni menjelaskan, kehadiran aparat TNI dan Polri di Flotim untuk menjalankan tugas negara menjaga ketertiban dan keamanan. "Keberadaan TNI dan Polri untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada rakyatnya,"kata Yosni.
Ketua Umum Pantia Daerah Pekan Semana Santa, Anton Tonce Matutina yang juga Sekda Flotim, mengatakan panitia telah menggelar berbagai pertemuan dan terakhir melakukan rapat koordinasi semua seksi dalam kepanitian Pekan Semana Santa. Hasil rapat koordinasi beberapa waktu lalu, semua seksi kepanitian sudah siap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Sementara keamanan sesuai protap sudah dilakukan dengan baik oleh kepolisian dibantu TNI AD Kodim 1624 Larantuka. Dan, mengenai transportasi laut untuk prosesi laut sudah dilaksanakan dengan baik.
"Intinya persiapan sudah 90 persen. Banyak tamu negara dan tamu-tamu daerah lain yang akan hadir mengikuti ziarah rohani Semana Santa tahun ini. Mengenai pengamanan telah berkoordinasi dengan Polres Flotim dan Kodim 1624. Kita juga dibantu Brimobda NTT, Brimob Maumere, Lanal dan Kopasus," katanya.
Komandan Kodim 1624 Larantuka Letkol (Inf) Kusni menambahkan, kegiatan rohani Pekan Semana Santa tahun ini akan berjalan dengan baik, aman dan lancar, karena didukung dengan berbagai pengamanan yang baik. Dalam pengamanan tim pengaman Polres Flotim dan Kodim 1624 Larantuka dibantu Brimobda NTT, Brimob Maumere dan Lanal Maumere.
"Selain itu akan dibantu secara sukarela oleh Tim Ekspedisi NKRI dan Kopasus yang secara kebetulan bersamaan dengan kegiatan Semana Santa sedang berada dan melaksanakan kegiatan di Flotim. Kita berharap dengan bantuan pengamanan yang baik, pelaksanaan Pekan Semana Santa tahun ini dapat berjalan dengan baik, aman, tertib dan lancar," katanya. (iva)