Hasto Membabi Buta Serang Abraham Samad

Serangan Plt Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto kepada Ketua KPK Abraham Samad terus beruntun.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto usai memenuhi panggilan penyidik Badan Reserse Kriminal Polri, Jakarta, Senin (3/2/2015). Hasto diperiksa sebagai saksi atas kasus rumah kaca atau lobi politik Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad dengan tim sukses Joko Widodo-Jusuf Kalla. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA -- Serangan Plt Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto kepada Ketua KPK Abraham Samad terus beruntun. Setelah melapor ke Mabes Polri, Komisi III DPR RI dan KPK, Hasto kembali menyerang Abraham dari Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Orang kepercayaan Megawati Soekarnoputri ini rela hadir dan bersaksi bagi Komjen Budi Gunawan yang mengajukan gugatan Pra Peradilan atas penetapan tersangkanya di KPK.

Di bawah rintik hujan yang melanda kawasan Ibukota, tiba-tiba Hasto muncul di PN Jakarta Selatan, Selasa (10/2/2015) sekitar pukul 10.00 WIB. Dengan mengenakan batik lengan panjang warna cokelat dan celana hitam, Hasto terburu-buru masuk ke ruang bertuliskan 'Ruang Tunggu Jaksa'.

Hasto duduk dan berbincang dengan beberapa orang di dalam ruang tersebut yang sebagian adalah tim kuasa hukum BG.

"Saya diminta (bersaksi oleh) kuasa hukum (Budi Gunawan ) soal pernyataan saya di Komisi III (DPR). Waktu itu saya berikan secara tertulis," ujar Hasto tenang.

Hasto menuturkan, dirinya mempertanggungjawabkan seluruh pernyataan yang ia berikan saat berada di Komisi III terkait pertemuan Ketua KPK Abraham Samad dengan elit PDI Perjuangan. "Saya memberikan pernyataan yang dapat dipertanggungjawaban secara hukum, secara etik dan di mata Tuhan. Untuk mengatakan kebenaran, saya tidak takut," ujar Hasto.

Hasto baru mendapat kesempatan untuk bersaksi sekitar pukul 16.10 WIB. Dari empat saksi yang dihadirkan, Hasto yang terakhir kalinya. Ketiga saksi sebelumnya berasal dari pihak kepolisian yakni Irsan, Budi Wibowo, dan Hendy F Kurniawan. Meski demikian, Hasto setia menunggu sejak siang hingga jelang petang. Sekitar 45 menit lamanya Hasto bersaksi.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved