Minta Bantuan Warga Rekaman CCTV
Kapolres Kupang Kota, AKBP Musni Arifin,meminta bantuan warga sekitar tempat kos Paulus dan Lena yang memasang kamera CCTV di rumahnya
POS-KUPANG.COM, KUPANG --- Kapolres Kupang Kota, AKBP Musni Arifin, S.Ik, meminta bantuan warga sekitar tempat kos Paulus dan Lena yang memasang kamera CCTV di rumahnya mungkin saja saat pelaku datang dan pergi terekam kamera.
"Kami berharap masyarkat sekitar membantu kami dengan mengizinkan kami melihat hasil rekaman CCTV-nya kalau ada, sebelum dan sesudah kejadian berlangsung guna mengungkap kasus ini," ujar mantan Kapolres Ende ini.
Pemilik kos tempat Paulus dan Lena tinggal, Okto Nomleni mengatakan, Paul tinggal di kos-kosan tersebut sejak tahun 2013. Baru enam bulan yang lalu Paulus membawa istrinya tinggal bersamanya.
"Paulus ini bantu-bantu kerja plester tembok kos-kosan ini, sehingga uang kosnya dipotong dari honornya. Sampai saat ini ada beberapa kamar kos yang masih dikerjakan Paulus. Saya tahu Paul bekerja sebagai tukang," ujar Okto.
Pantauan Pos Kupang, kos-kosan milik Okto tempat Paul dan istrinya tinggal dipasang garis polisi atau police line oleh kepolisian. Olah TKP sekitar satu jam lebih.
Sejumlah barang milik korban dibawa polisi untuk dijadikan barang bukti. Ceceran darah dari dalam kamar kos Paulus dan istrinya sampai di aspal jalan masuk ke kos-kosan tersebut. Beberapa warga melihat kejadian itu hanya sebentar lalu kembali ke rumah masing-masing dan menutup pintu pagar di rumahnya.