Breaking News:

Ini Nama-nama CTKI Ilegal yang Diamankan POM AU di Bandara El Tari

Satuan Polisi Militer TNI Angkatan Udara (POM AU) Kupang mengamankan enam calon tenaga kerja ilegal yang akan diberangkatkan menumpang pesawat Lion A

POS KUPANG/DION KOTA
Ilustrasi: Letnan Satu POM AU Albert Darwin saat mnyerahkan berita acara penyerahan tujuh orang TKI ilegal kepada petugas BP3TKI di Bandara El Tari Kupang, Kamis (22/1/2015). 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Muhlis Al Alawi

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Satuan Polisi Militer TNI Angkatan Udara (POM AU) Kupang mengamankan enam calon tenaga kerja ilegal yang akan diberangkatkan menumpang pesawat Lion Air tujuan Surabaya di Bandara El Tari Kupang, Senin (26/1/2015) sore.

Keenam calon TKI diamankan lantaran tidak memiliki dokumen resmi keberangkatan sebagai calon tenaga kerja.

Informasi yang dihimpun Pos Kupang, Senin (26/1/2015) siang menyebutkan enam CTKI diamankan lantaran tidak memiliki identitas dan surat resmi dari BP3TKI maupun Disnakertrans Prov NTT.

Enam yang diamankan yakni, Maria Tebang Asa (45), warga desa Nonotbatab, Kecamatan Biboki Anleu Kabupaten TTU. Kedua, Luisa Bessie Nalema (52), Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang.

Ketiga, Ester Bano (24), warga Desa Oesao, Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang.

Keempat, Yulius Seran (24), Desa Lakulo Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka.

Kelima, Anita Luruk (18), Desa Loofoun, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka.

Keenam, Paulus Nahar, (16), Desa Lakulo, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka.

Informasi yang dihimpun keenam CTKI ilegal tersebut direkrut JP dan akan ditampung di Surabaya. Selanjutnya akan dikirim ke Pontianak dengan menggunakan KM Kirana untuk bekerja di salah satu perkebunan kelapa sawit di Malaysia.

Keenamnya dijanjikan gaji satu hari sebesar Rp. 90.000. Kepada petugas, keenam CTKI tersebut beralasan di Pontianak ikut dengan kakak yang bekerja di kelapa sawit.Usai diperiksa di Satpom TNI AU, keenam CTKI itu diserahkan ke BP3TKI.*

Penulis: alwy
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved