Masalah TKI NTT

Calon TKI Ilegal Mengaku Ditipu

Blasius Seran, salah seorang calon TKI ilegal mengatakan, mereka tipu mau kerja di Batam.

POS-KUPANG.COM, KUPANG --- Blasius Seran, salah seorang calon TKI ilegal mengatakan, mereka tipu mau kerja di Batam.

"Kami bukan mau ke Batam, tetapi tujuan kami adalah Malaysia. Maaf Pak tadi kami tipu. Sebenarnya tujuan kami mau ke Malaysia melalui Batam. Saya ini mantan TKI ilegal dulu. Waktu saya kembali ke Indonesia saya berkenalan dengan seorang wanita bernama ibu Tin di Batam. Selanjutnya saya dan ibu Tin sering berkomunikasi lewat HP. Ibu Tin berjanji akan mengirim kami ke Malaysia, paspornya nanti diurus di Batam saja," tutur Blasius.

Ia menjelaskan, ibu Tin memberikan nomor HP-nya kepada seseorang bernama Nur, yang merupakan oknum anggota TNI AL.

"Pak Nur ini yang mengurus transportasi kami dari walikota ke Bandara El Tari. Dia juga yang membelikan tujuh tiket tujuan Surabaya. Tadi Pak Nur sempat ada di bandara untuk memastikan kami berangkat. Ketika kami tidak jadi berangkat dan dibawa oleh anggota TNI AU menuju Markas TNI AU Lanud El Tari, Pak Nur masih ada. Namun, dia tiba-tiba menghilang saat kami mulai diperiksa anggota TNI AU," ungkap Blasius.

Ia menjelaskan, mereka tiba di Kupang tanggal 15 Januari 2015. Selama di Kupang mereka tinggal di rumah keluarga Emerensiana Muti, di Kayu Putih.

Untuk biaya makan minum, demikian Blasius, sudah diberikan uang oleh ibu Tin, masing-masing Rp 100.000 per orang. Uang itu dikirim melalui rekening Antonius.

"Tadi kami berangkat, transportasinya Pak Nur yang urus, tapi dia tidak bersama-sama dengan kami. Waktu tiba di bandara baru kami ketemu Pak Nur. Pak Nur tadi menggunakan pakaian dinas lengkap," ujar Blasius.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved