Masalah TKI NTT

BP3TKI Siap Urus Dokumen 7 CTKI Illegal

Kalau mereka mau kita siap memroses dokumen resmi mereka agar tetap berangkat ke Malaysia untuk bekerja. Semuanya gratis, yang penting mereka mau.

POS-KUPANG.COM, KUPANG --- Ya, kalau mereka mau kita siap memroses dokumen resmi mereka agar tetap berangkat ke Malaysia untuk bekerja. Semuanya gratis, yang penting mereka mau.

Demikian penegasan Kepala BP3TKI Kupang, Tato Tirang terkait tujuh calon TKI ilegal yang tertangkap di Bandara Eltari Kupang, Kamis (22/1/2015) siang.

Menurut Tirang, tujuh CTKI Ilegal ini merupakan korban perdagangan manusia. Jelas-jelas mereka mau berangkat ke Malaysia, tetapi tidak memiliki dokumen resmi.

"Jadi, untuk sementara tujuh orang calon TKI ilegal kami serahkan sementara ke TNI AL untuk diperiksa karena ada dugaan oknum anggota TNI AL Lantamal VII Kupang ikut bermain dalam pengiriman tujuh orang calon TKI ilegal ini. Mereka hanya diperiksa satu malam dan besok pagi harus dikembalikan kepada kami," kata Tato.

Setelah dikembalikan kepada BP3TKI, lanjut Tato, BP3TKI selanjutnya akan mengurus dokumen resmi mereka agar bisa berangkat bekerja di Malaysia.

Pantauan Pos Kupang, tujuh calon TKI ilegal itu diamankan oleh anggota TNI AU Lanud El Tari Kupang di Bandara El Tari Kupang sekitar pukul 13.00 Wita. Dari Bandara El Tari Kupang, tujuh calon TKI ilegal tersebut dibawa ke Markas TNI AU untuk diperiksa dan diambil datanya.

Setelah diperiksa dan buatkan berita acara penyerahan TKI ilegal kepada BP3TKI KUpang, selanjunya BP3TKI membawa tujuh calon TKI ilegal menuju kantor BP3TKI dikawal mobil Provos TNI AL.

Setibanya di Kantor BP3 TKI, dibuatkan berita acara penyerahan sementara tujuh calon TKI ilegal ini kepada TNI AL untuk diperiksa sebagai saksi korban. Setelah menandatangani berita acara, tujuh orang calon TKI ilegal dibawa menggunakan mobil dinas BP3TKI menuju markas TNI AL untuk diperiksa. Anggota TNI AL Lantamal VII Kupang menolak ketika hendak diwawancara.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved