Senin, 13 April 2026

Warga Toto dan Lambo di Nagekeo Bentrok, Tiga Orang Dibacok

Konflik kepemilikan tanah antara Suku Toto dan Suku Lambo, Selasa (13/1/2014) kembali memanas.

Editor: Alfred Dama

Laporan Wartawan Pos Kupang, Adiana Ahmad

POS KUPANG.COM, MBAY -- Konflik kepemilikan tanah antara Suku Toto dan Suku Lambo, Selasa (13/1/2014) kembali memanas.

Meskipun tidak ada korban jiwa, namun Konflik kali ini lebih serius karena  sampai jatuh korban.  

Tercatat tiga warga dari Suku Lambo menderita luka bacok dalam peristiwa itu.

Tiga korban masing-masing Don Bosko Doko (35), Eman Wada (25) dan Saverius diserang oleh sekelompok orang yang diduga dari Suku Toto ketika sedang membajak lahan menggunakan hand tracktor di lokasi yang selama ini disengketakan kedua belah pihak.

Ketiga korban langsung dilarikan warga ke Puskesmas Mbay, Satu korban atas nama Eman Wada haruss dirujuk ke RSUD Ende karena luka serius yang dideritanya.

Menurut saksi mata, Alfonsius yang ditemui di lokasi kejadian, Selasa Siang, peristiwa berdarah itu terjadi sekira pukul 11.00 Wita.

Saat itu, katanya, warga Lambo yang sedang mengolah lahan sawah tadah hujan, tiba-tiba didatangi sekelompok orang yang meminta mereka menghentikan aktivitas di atas lahan tersebut.

Sebagian warga Lambo ada yang menuruti permintaan sekelompok orang tersebut. Namun ketiga korban yang merupakan kakak beradik menolak permintaan orang-orang tersebut.

Merasa tidak dipedulikan, beberapa orang dari kelompok tersebut melakukan penyerangan dan membacok ketiga korban.

Akibat serangan itu, Emanuel Wada menderita luka bacok di siku kiri, paha kiri dan kaki,  Don Bosco Dopo  menderita luka di lengan dan bahu. Sementara Saverius menderita memar di tengkuk akibat pukulan benda tumpul.

Setelah jatuh korban, kelompok penyerang kemudian pergi dari TKP. Sementara warga Suku Lambo memilih untuk keluar dari lahan mereka dan kembali ke rumah.

Aparat gabungan Kepolisian, TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja berhasil mengamankan lokasi konflik dan mencegah terjadinya konflik yang lebih besar.*

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved