Liga Italia

Prediksi Laga Juventus vs Inter Milan

Maaf, di sini bukan saatnya bicara-bicara soal optimisme, karena optimisme berpasangan dengan pesimisme,

Prediksi Laga Juventus vs Inter Milan
dok: Juventus
Juventus akan berkunjung ke Jakarta untuk melakoni laga uji coba melawan Indonesia Selection di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, 6 Agustus 2014. 

POS KUPANG.COM, TURIN - Ingin tahu salah satu resep agar perusahaan Anda tampil sumringah dan bertuah memasuki awal tahun 2015? Silakan menyaksikan dan mencermati buah-buah makna dari gelaran bermerk "Derby D'Italia" antara Juventus kontra Internazionale Milano.

Yang jelas, sebuah menara sukses sebuah perusahaan tidak dibangun dari niatan-niatan atau bahasa kerennya resolusi. Sukses diperoleh dari kesungguhan dan ketelitian bekerja atau orang kerap menyebutnya sebagai "passion" untuk meraih hasil optimal.

Maaf, di sini bukan saatnya bicara-bicara soal optimisme, karena optimisme berpasangan dengan pesimisme, padahal roda perjalanan perusahaan bergulir dengan bahan bakar optimisme.

Menyebut-nyebut bahwa "kita perlu memiliki optimisme" sama saja mengatakan "kemajuan perusahaan adalah kemajuan perusahaan". Tidak mengatakan apa-apa.

Baik Juventus maupun Internazionale akan beradu di giornata ke-17 dalam laga Serie A musim 2014/15 untuk mengukuhkan bahwa "passion" ketika berlaga adalah segalanya.

Siapa yang menghidupi passion, dialah tim yang bakal memenangi laga yang bakal digelar di Juventus Stadium, Turin, pada Rabu dini hari, pukul 03.00 WIB. Pertandingan itu akan ditayangkan oleh Kompas TV.

Juventus di bawah arahan pelatih Massimiliano Allegri terus berkibar dengan bertengger di pamuncak klasemen Serie A musim ini, sementara Inter di bawah polesan Roberto Mancini terus berjuang karena dalam tujuh laga terakhir Serie A, mereka hanya mengenyam satu kemenangan ketika menekuk Chievo Verona 2-0 pertengahan Desember lalu, sedangkan sisanya mengalami tiga kali kalah, tiga kali imbang.

Di bawah kuda pacu klasemen Serie A, Juve terus berkejar-kejaran berkompetisi dengan AS Roma, karena selisihnya hanya tiga poin.

Sementara, fan Inter berjuang tidak henti agar mampu keluar dari peringkat ke-11 di klasemen. Ini yang menjadi tugas tidak ringan bagi Mancini di ladang sepak bola Benua Biru.

Kubu Inter menunjukkan passion dengan memburu untuk mendapatkan Lukas Podolski dari Arsenal, sementara Mancio masih menggantungkan asa mendatangkan pemain Bayern Muenchen Xherdan Shaqiri.

Halaman
1234
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved