Polisi Tunggu Mabes soal Dugaan Pemerkosaan WN Tiongkok
Polda Metro Jaya masih menunggu hasil perkembangan komunikasi Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri untuk melanjutkan kasus dugaan pemerkosa
POS KUPANG.COM, JAKARTA -- Polda Metro Jaya masih menunggu hasil perkembangan komunikasi Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri untuk melanjutkan kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan dua oknum petugas keamanan bandara.
Pasalnya, wanita asal Tiongkok yang diduga diperkosa bernama SY tersebut sudah kembali ke negaranya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto mengatakan, petugas Polres Bandara Soekarno Hatta masih menunggu perkembangan terakhir.
"Kasus dugaan pemerkosaan itu masih menunggu dari Hubinter, karena wanita itu sudah di negaranya, kita berharap ada laporan dari korban," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (27/12/2014).
Ia mengatakan, tanpa ada laporan dan keterangan korban, cukup sulit melanjutkan pemeriksaan kasus ini.
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang warga Tiongkok SY alias ZZ diduga menjadi korban perkosaan oleh dua petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
SY diduga diperkosa di hotel Pop di dekat bandara oleh R dan B. Ketiganya bertemu di Terminal 2D pada Selasa (23/12) dini hari.
Namun korban tidak membawa paspor. Petugas memiliki bukti bahwa R dan B membawa seorang wanita dalam rekaman CCTV hotel.
Namun tidak tampak adanya paksaan atau gelagat mencurigakan saat R dan B membawa korban ke hotel tersebut dalam rekaman CCTV tersebut. R dan B juga tidak ditahan oleh Polres Bandara Soekarno Hatta. (Warta Kota)