Siswa Dua Sekolah di Waikabubak 'Perang Batu'

Tawuran antara siswa SMKN 1 Waikabubak dengan SMU Kristen kembali terjadi, Jumat (5/12/2014).

Siswa Dua Sekolah di Waikabubak 'Perang Batu'
Tribunnews
Ilustrasi: Tawuran pelajar 

POS KUPANG.COM, WAIKABUBAK--Tawuran antara siswa SMKN 1 Waikabubak dengan SMU Kristen  kembali terjadi, Jumat (5/12/2014), menyebabkan kacang gedung kedua sekolah  hancur berantakan. Dua sekolah yang letaknya berdampingan itu setiap tahun selalu terlibat perkelahian.

Selain kaca dua gedung sekolah pecah berantakan, aktivitas
kegiatan belajar mengajar (BM) di dua sekolah itu lumpuh. Untuk mencegah aksi bentrok susulan, kedua sekolah meliburkan siswanya, Sabtu (6/12/2014). Perang batu antar pelajar kedua sekolah itu menyebabkan ditundanya pelaksanaan ujian sekolah yang sedang berlangsung. Pelaksanaan ujian sekolah kembali berlangsung, Senin (8/12/2014).

Meski demikian belum dapat dipastikan pihak mana yang memulai aksi lempar batu yang memicu aksi tawuran lebih besar pelajar kedua sekolah tersebut.
Demikian informasi yang dihimpun Pos Kupang di lokasi  kejadian, Jumat (5/12/2014). Informasi dari sejumlah pelajar siswi kedua sekolah menyebutkan, aksi lempar batu terjadi saat memasuki jam pelajaran kedua. Akibatnya ujian tidak bisa dilaksanakan karena para pelajar, khusus perempuan, berhamburan keluar kelas menyelamatkan diri. Sedangkan  pelajar pria keluar memberi perlawanan.

Para pelajar mengaku bingung siapa yang memulai pelemparan karena tiba-tiba saja 'prak' kaca jendela dua gedung sekolah yang letaknya berdekatan hancur berantakan. Para pelajar langsung berhamburan keluar menyelamatkan diri masing-masing.

Namun demikian, aksi tersebut tidak berlangsung lama karena aparat kepolisian Sumba Barat bergerak cepat mengamankan tawuran. Sejumlah pelajar diamankan di Polres Sumba Barat. Selanjutnya  untuk mencegah tawuran lebih lanjut aparat Satpol PP langsung membubarkan kelompok pelajar kedua sekolah itu di kompleks pertokoan yang bersiap-siap melakukan tawuran lagi. Sementara pimpinan kedua sekolah belum dapat dikonfirmasi karena sedang sibuk. (pet)

Editor: Benny Dasman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved