Narkoba di NTT
Danlanud: Infonya Salah
Komandan Lanud El Tari Kupang, Kolonel (Pnb) Andi Wijaya, yang dikonfirmasi membantah anggotanya Mayor AT terlibat kasus sabu-sabu tersebut.
Penulis: alwy | Editor: omdsmy_novemy_leo
POS-KUPANG.COM, KUPANG --- Komandan Lanud El Tari Kupang, Kolonel (Pnb) Andi Wijaya, yang dikonfirmasi membantah anggotanya Mayor AT terlibat kasus sabu-sabu tersebut.
"Saya rasa infonya salah. Sampai saat ini tidak ada keterlibatan anggota saya. Kalau ada pasti saya tembusi Polda NTT," kata Andi, kepada Pos Kupang, Selasa (25/11/2014) siang.
Untuk diketahui, tim Direktorat Reserse dan Narkoba Polda NTT menggerebek salah satu kamar kos di Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Kamis (24/11/2014) malam. Polisi gerebek karena diduga akan menjadi tempat pesta narkoba.
Saat menggerebek di salah satu kamar itu polisi mengamankan seorang oknum perwira TNI Angkatan Udara (AU) Mayor AT dan Aci JE bersama barang bukti narkoba jenis shabu-shabu seberat 11,2 gram, bong sebagai alat penghisap shabu-shabu.
Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) NTT, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Sumartono Jochanan, yang ditanya wartawan di Markas Polda NTT, Selasa (25/11/2014) membenarkan penggerebekan itu.
Namun untuk penanganan oknum TNI AU, Mayor AT, Sumartono meminta wartawan mengkonfirmasi kepada Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) El Tari Kupang karena dia tidak mau melukai institusi lain.
"Soal penanganan oknum perwira itu di sana. Polisi tidak memiliki kewenangan," ujarnya.
Untuk teman perempuan berinisial aci JE, Sumartono menyatakan, JE sudah ditahan di Polda NTT. Bahkan, untuk pengembangannya tim Ditresnarkoba Polda NTT sementara melakukan pengecekan di Surabaya, Jawa Timur.