NTT Jadi Contoh Pengembangan Pelayanan KB di Indonesia

Pengembangan pelayanan dan pasokan alat dan obat kontrasepsi ini akan dikembangkan sesuai kondisi daerah ini.

Penulis: maksi_marho | Editor: Sipri Seko

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Provinsi NTT menjadi contoh pengembangan pelayanan dan pasokan alat dan obat kontrasepsi mewakili daerah-daerah kepulauan di Indonesia. Pengembangan pelayanan dan pasokan alat dan obat kontrasepsi ini akan dikembangkan sesuai kondisi daerah ini.

Demikian dikatakan Direktur Bina Pelayanan KB Jalur Pemerintah BKKBN, I Wayan Sundra pada Workshop Tentang Rantai Pasok Alat dan Obat Kontrasepsi Bagi Provinsi Jawa Timur dan NTT di Kota Kupang, yang digelar di Hotel Aston Kupang, Rabu (19/11/2014) siang.

Selain NTT, kata Sundra, Jawa Timur juga dijadikan sebagai contoh pengembangan pelayanan dan pasokan alat dan obat kontrasepsi mewakili daerah-daerah perkotaan. Sundra mengatakan, untuk mendukung program keluarga berencana, penggunaan alat kontrasepsi harus dilakukan secara benar. Karena itu, katanya, tenaga pendamping KB yang ditempatkan sampai ke desa- desa harus berfungsi dengan baik demi terciptanya keluarga berencana yang berkualitas.

Konsultan Program Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN, Dr. Julianto Witjaksono, mengatakan, sesuai data yang dimiliki UNFPA, 47 persen akseptor di Indonesia yang datang ke tempat pelayanan KB, tidak mendapat pelayanan sebagaimana mestinya. Bukan hanya obat dan alat kontrasepsi, tetapi obat-obatan lain yang dibutuhkan masyarakat juga mengalami kendala distribusi di Indonesia.

Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Kelaurga Berencana NTT, Kresaputra mengatakan, tenaga pendamping KB di NTT saat ini sebanyak 995 orang dan tersebar di 500 desa di wilayah NTT. Ke depan, katanya, BKKBN akan menggandeng tenaga pendamping Desa Mandiri Anggur Merah, sehingga informasi KB kepada masyarakat bisa lebih cepat dan lebih luas. **

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved