Rabu, 22 April 2026

Jokowi Presiden Terpilih

SBY Ingatkan Jokowi Perubahan Kabinet Jangan Sampai Kontraproduktif

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendukung rencana presiden terpilih Joko Widodo ingin melakukan perbaikan postur kabinet.

Editor: Alfred Dama

POS KUPANG.COM, JAKARTA --  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendukung rencana presiden terpilih Joko Widodo ingin melakukan perbaikan postur kabinet.

Namun, dia mengingatkan bahwa perubahan itu harus melalui kalkulasi matang hingga tidak justru menimbulkan hal yang kontraproduktif.

"Presiden menyampaikan suatu perubahan di struktural kementerian bilamana diubah akan membawa dampaknya. Kalau memang siap melakukan itu tidak apa-apa tapi kalau dilakukan tanpa assesment dan penilaian matang dampaknya bisa kontraproduktif," ujar Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha di Jakarta, Selasa (16/9/2014).

Julian menyatakan dampak perubahan postur kabinet kemungkinan besar sudah diperhitungkan Jokowi. Apalagi, lanjutnya, konsep yang ditawarkan Jokowi ternyata tak jauh berbeda dengan yang dilakukan pemerintah SBY saat ini.

Sebelumnya, presiden terpilih Joko Widodo mengumumkan struktur kabinetnya. Jokowi dan juga JK tetap mempertahankan 34 kementerian, jumlah yang sama dengan pemerintahan SBY-Boediono. Namun, ada perubahan nomenklatur hingga peleburan lembaga.

Di antara 34 kementerian itu, sebanyak tiga menteri koordinator tetap dipertahankan. Jokowi-JK hanya mengubah posisi Wakil Menteri yang akhirnya dihapus kecuali untuk Kementerian Luar Negeri.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved