Selasa, 21 April 2026

Diduga Menipu dan Penggelapan, Direktur CV Panca Sakti Dilaporkan ke Polisi

Direktur CV Panca Sakti, Petrus Kristoforus Lie, akhirnya diadukan ke Polres Kupang Kota karena diduga melakukan tindak pidana penipuan

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Alfred Dama

Laporan Wartawan Pos Kupang, Oby Lewanmeru

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Direktur CV PS, PKL alias Lie, akhirnya diadukan ke Polres Kupang Kota karena diduga melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan dokumen.

Informasi yang diperoleh Pos Kupang di Polres Kupang Kota, Kamis (21/8/2014) menyebutkan, pengaduan terhadap Lie ini dilakukan oleh Daniel J Hendrik, S.T selaku pelapor.

Laporan Daniel Hendrik ini diterima oleh Kanit I Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Kupang Kota, Aiptu DY Hendrik.

Laporan Daniel dengan Nomor STPL/751/VIII/2014 /SPKT Resor Kupang Kota itu memuat soal dugaan penipuan dan penggelapan dari Lie dengan dua orang saksi yakni Bai Lolok Hendrik dan Adi Frans. 

Saat melaporkan kasus ini, penyidik langsung memeriksa atau mengembali keterangan dari pelapor dan juga saksi. 

Dalam laporan itu, Daniel  mengatakan, dirinya mengadukan Lie ke polisi karena pada tahun 2008 lalu, dirinya bertemu dengan Lie dan dirinya menyerahkan dua buah sertifikat keahlian masing-masing Sertifikat Keahlian Ahli Muda Pengembangan Sumber Daya Air dan Sertifikat Keahlian Ahli Muda Pelaksana Jalan.

Kedua dokumen ini digunakan untuk memenuhi persyaratan administrasi dalam mengikuti proses tender proyek rehabilitasi waduk/Bendungan Tilong. Daniel pun menyerahkan dua buah sertifikat itu kepada Lie untuk tujuan tender tersebut.

Namun, sampai saat ini Daniel belum menerima kembali dua buah sertifikat itu, padahal sertifikat yang dipinjamkan kepada Lie itu adalah sertifikat asli bukan foto kopi.

Lie yang dikonfirmasi Pos Kupang Jumat (22/8/2014) menepis soal penipuan dan penggelapan yang dilaporkan oleh Daniel ke polisi.

"Setiap bulan saya ada bayar atau beri dia (Daniel, Red) uang, bahkan dia sempat datang pinjam mobil di saya dan saya berikan," kata Lie.

Saat ditemui, Lie mengaku sedang sibuk sehingga meminta waktu bertemu di salah satu gudang miliknya di  Tofa, namun ketika dihubungi lagi ia mengaku akan memberi klarifikasi lagi setelah bertemu dengan Daniel. 

"Saya akan hubungi lagi setelah saya cari pak Daniel untuk klarifikasi," ujar Lie.*

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved