Pilpres 2014
Gubernur NTT Minta Ciptakan Suasana Aman
Untuk langkah pengamanan, Gubernur mengaku telah berkoordinasi dengan Kapolda dan
Penulis: PosKupang | Editor: Dion DB Putra
POS KUPANG.COM, KUPANG -Menyambut putusan sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) presiden dan wakil presiden RI di Mahkamah Konstitusi (MK), hari ini Kamis (21/8/2014), Gubernur NTT, Frans Lebu Raya mengajak seluruh elemen masyarakat di NTT untuk menciptakan suasana aman, damai serta tidak terprovokasi isu-isu yang tidak jelas.
Gubernur menyampaikan itu, Rabu (20/8/2014) terkait sengketa pilpres yang hari ini akan diputuskan MK.
Menurutnya, semua pihak wajib menghormati langkah hukum yang diambil para pihak di MK sekaligus menghormati putusan yang diambil MK. "Kita semua mesti mempersiapkan diri, mempersiapkan hati untuk menerima keputusan apapun yang akan diambil MK," tegasnya.
Menurutnya, siapapun yang nanti ditetapkan MK, itulah yang menjadi presiden kita bersama dan berdiri di atas semua golongan yang ada di negeri ini dan tentu juga NTT.
Untuk langkah pengamanan, Gubernur mengaku telah berkoordinasi dengan Kapolda dan Danrem. Khusus kepada para bupati dan walikota telah diminta untuk menjaga suasana di wilayahnya masing-masing.
Komandan Korem 161 Wirasakti Kupang, Brigjen TNI Achmad Yuliarto secara terpisah mengatakan, tidak ada pengamanan khusus. Untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, institusinya tetap siaga dan siap membantu pihak kepolisian mana kalan dibutuhkan.
Selanjutnya, Yuliarto mengatakan, Forkompinda tingkat provinsi NTT juga telah menyampaikan kepada seluruh pimpinan tim sukses untuk tidak mengerahkan massa pada hari putusan.(roy)