Kisruh di Universitas PGRI NTT

Antonius Kato: Persoalan Universitas PGRI NTT Belum Selesai

Sejak Gubernur NTT, Frans Lebu Raya bersama Forkompinda NTT menggelar rapat dengan pengurus YPLP PGRI pusat

Penulis: maksi_marho | Editor: Alfred Dama

Laporan Wartawan Pos Kupang, Maksi Marho

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Sejak Gubernur NTT, Frans Lebu Raya bersama Forkompinda NTT menggelar rapat dengan pengurus YPLP PGRI pusat, YPLP PGRI Propinsi NTT, Rabu (2/7/2014), persoalan Universitas PGRI NTT yang berbuntut dualisme rektor meredah. Meski demikian, sesungguhnya persoalan di universitas tersebut belum selesai.

Demikian dikatakan Antonius Kato, S.Pd, M.Hum ketika ditemui di kediamannya, Kamis (31/7/2014) siang.  Antonius Kato, S.Pd, M.Hum adalah Rektor Baru Universitas PGRI NTT yang dilantik Ketua YPLP PGRI NTT, Drs. Soeleman Radja di Hotel Silvia Kupang, Jumat (13/6/2014) siang.

Kepada Pos Kupang, Antonius Kato, S.Pd, M.Hum mengatakan, selama ini dirinya belum masuk kantor dan menjalankan aktivitasnya di kediamannya di Kelurahan TDM Kupang. Meski menjalankan aktivitas dari di kediamannya, namun sebagai rektor ia tetap melakukan koordinasi dengan sejumlah dosen dan pegawai serta YPLP PGRI NTT.

Menurut Kato, dalam pertemuan dengan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya bersama Forkompinda NTT beberapa waktu lalu, Gubernur NTT, Frans Lebu Raya meminta kedua pihak yakni YPLP PGRI NTT dan dirinya beserta pengurus YPLP PGRI Pusat bersama rektor yang dilantik YPLP PGRI Pusat, Samuel Haning untuk masing-masing menahan diri.

Ada dua hal yang menjadi alasan sehingga harus menahan diri, yakni konteks intern karena masih ada proses hukum gugatan di PTUN Jakarta dan yang kedua adalah konteks ekstern berupa pelaksanaan Pilpres 2014 yang harus berlangsung aman dan tertib.

Harapan gubernur saat ini, kata Kato, adalah suapaya ada solusi yang diambil sehingga masyarakat terutama para mahasiswa tidak dirugikan hanya karena masing-masing pihak mempertahankan kewibawaannya masing-masing. Padahal, legalitas hukum harus diperhatikan dalam managemen universitas tersebut.*

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved