Pemilu 2014

Polres Ende Tangani Dua Pelanggaran Pemilu

Polres Ende saat ini tengah menangani dua tersangka pelanggar kasus pidana Pemilu yang dilimpahkan dari Panwalsu Kabupaten Ende.

Polres Ende Tangani Dua  Pelanggaran Pemilu
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
AKBP Musni Arifin, S,Ik

Laporan Wartawan Pos Kupang, Romualdus Pius

POS KUPANG.COM, ENDE -- Polres Ende saat ini tengah menangani dua tersangka pelanggar kasus pidana Pemilu yang dilimpahkan dari Panwalsu Kabupaten Ende.

Dua berkas itu masing-masing tersangka kasus politik uang di Desa Wolotolo, Kecamatan Detusoko dan tersangka pelaku coblos lebih dari satu surat suara di TPS Wologeru, Desa Nilla, Kecamatan Ndona.

Kapolres Ende, AKBP Musni Arifin mengatakan hal itu kepada Pos Kupang di Ende, Jumat (2/5/2014) ketika dikonfirmasi mengenai kasus-kasus pelanggaran Pemilu yang ditangani pihak kepolisian.

Kapolres Musni mengatakan sesuai dengan regulasi yang berlaku bahwa yang pertam berurusan dengan kasus pelanggaran Pemilu mulai dari adanya temuan di lapangan ataupun yang menerima laporan pelanggaran adalah Panwaslu sedangkan pihak kepolisian menerima berkas yang dilimpahkan dari Panwaslu.

"Sebelumnya ada satu berkas yakni kasus politik uang oleh tim sukses dari Caleg di Desa Wolotolo namun beberapa hari lalu polisi kembali menerima satu berkas lagi dari Panwaslu yakni berkas kasus pencoblosan lebih dari satu surat suara di Desa Wologeru dengan tersangka Ketua KPPS,"kata Kapolres Musni.

Atas kedua berkas yang masuk ke polisi ujar Kapolres Musni, satu berkas yakni kasus dugaan politik uang di Desa Wolotolo oleh tim sukses Caleg telah dikirim ke Kejaksaan Negeri Ende untuk proses hukum selanjutnya. Sedangkan kasus di TPS Wologeru masih didalami pihak kepolisian.

"Untuk kasus yang pertama (kasus politik uang di Desa Wolotolo oleh tim sukses Caleg-red) sudah dikirim ke Kejaksaan namun dikembalikan oleh pihak Kejaksaan untuk diperbaiki. Sedangkan kasus di Wologeru masih di tangan polisi,"kata Kapolres Musni.*

Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved