Pekan BBGR di Sikka
Kerajinan Tanah Liat Lokal Tidak Kalah Indah
Salah satu stand unik dalam pameran Bulan Bhakti- Gotong Royong Masyarakat (BB-GR) NTt di Desa Egong Sikka
Laporan Wartawan Pos Kupang, Feliks Janggu
POS KUPANG.COM, MAUMERE -- Salah satu stand unik dalam pameran Bulan Bhakti- Gotong Royong Masyarakat (BB-GR) NTt di Desa Egong Sikka, Rabu (30/4/2014) adalah Stand MIA, stand kerajinan tangan karya masyarakat lokal Sikka berbahan dari tanah liat.
Stand unik ini berasal dari kelompok sadar wisata (POKDARWIS) Nian Bliran, Desa Watuliwung, Kecamatan Kangae Sikka.
Produk kretatif kerjinan tangan berbahan baku tanah liat ini sudah dipasarkan bahkan keluar dari wilayah Sikka sejak kelompok ini mulai mengembangkan kerajinan tangan kurang lebih 2005 lalu.
Hasil kerajinan tangan berupa set tempat duduk dan meja, pot bunga, gentong air dan berbagai jenis kerajinan tangan.
Dengan rekayasan bentuk, para penonton dibuat tertipu seolah bahan kerajinan terbuat dari kayu. Tetapi itulah kecerdasan seni masyarakat lokal yang tidak kalah dengan wilayah lain.
POKDARWIS kecamatan Kangae itu diketuai oleh Yance Moa dengan beberapa anggota kelompok yang secara rutin memproduksi kerajinan dari tanah liat ini.