Ujian Nasional
354 Siswa di NTT Tidak Ikut UN
Sebanyak 354 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA)/ Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se- NTT
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Alfred Dama
POS KUPANG.COM, KUPANG -- Sebanyak 354 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA)/ Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se- NTT tidak ikut Ujian Nasional (UN) pada 14 - 16 April 2014.
Mereka yang berhalangan ikut UN karena sakit dan ada juga yang karena kesalahan teknik pada mata pelajaran tertentu.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTT, Drs. Sinun Petrus Manuk, melalui Sekretaris Dinas, Alo Min, M.Pd kepada Pos Kupang, Rabu (23/4/2014).
Menurut Alo, siswa yang berhalangan mengikuti UN pada beberapa waktu lalu diberi kesempatan untuk mengikuti ujian susulan.
"Jadi ada sebanyak 354 siswa yang tidak ikut UN pada pekan lalu. Mereka itu tidak ikut itu alasan dominan karena sakit dan juga akibat kesalahan teknis pada mata pelajaran tertentu. Kesalahan teknis ini seperti kesalahan membagi anskah dan sebagainya," kata Alo.
Dijelaskan, dari jumlah itu, siswa yang paling banyak tidak ikut UN pada pekan lalu adalah siswa di Kabupaten Ende, yakni sebanyak 94 siswa.
Tentang bilamana UN susulan, Alo mengakjui ujian susulan secara serentak di kabupaten/kota se-NTT berlangsung pada Rabu (23/4/2014).
Sedangkan soal total peserta Un tahun 2014, ia merincikan total peserta UN tahun 2014 masing-masing khusus untuk tingkatan sekolah menengah yaitu sebanyak 158.743 orang yang terdiri dari SMA/Madrasah Aliyah (MA) sebanyak 45.048 orang, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebanyak 15.346 orang, peserta Paket C atau kesetaraan SMA/SMK sebanyak 7.166 orang, SMP/Mts sebanyak 87.096, SMALB sebanyak 43 orang, SMPLB 44 orang dan untuk paket B kesetaraan SMP sebanyak 4.000 peserta.
"Khusus untuk SD sebanyak 118.896 peserta dan jumlah itulah yang sudah siap untuk mengikuti Ujian Sekolah (US). Semua data itu sudah masuk daftar nomitaif tetap," katanya.*