Pemilu 2014

Pleno KPU Manggarai Diprotes Massa Simpatisan PKB

Rapat pleno perhitungan suara pemilu legislatif (pileg) dan Dewan Perwakilan Daerah yang disenggarakan oleh KPUD Manggarai

Editor: Alfred Dama

Laporan Wartawan Pos Kupang, Egy Moa

POS KUPANG.COM, RUTENG -- Rapat pleno  perhitungan  suara pemilu  legislatif (pileg) dan Dewan Perwakilan Daerah  (DPD) yang disenggarakan oleh  KPUD Manggarai, Senin (21/4/2014) diprotes oleh pengurus dan simpatisan Partai Kebangkitan Bangsa PKB).

Massa PKB mendesak penghitungan suara dihentikan  karena kecurangan  pada beberapa tempat pemungutan suara yang terindikasi merugikan perolehan suara  partai tersebut.

Keterangan yang diperoleh Pos Kupang, Senin petang (21/4/2014) di KPUD Manggarai, massa PKB memaksa Ketua KPUD, Henri Dao menghentikan pembacaan tata tertib  penghitungan suara.

Namun  desakan oleh massa tak diindahkan komisioner dan agenda penghitungan yang dilakukan. Sampai pukul 16.45 Wita,  rekapitulasi masih terus berlangsung.
 
Diantara peserta aksi massa tersebut  hadir pula pengurus PKB Kabupaten Manggarai, Ansel Odi, Flori Kampul,  pengurus dan simpatisan partai itu. Aksi massa yang berjumlah puluhan orang itu tak menimbulkan anarkisme, namun aparat Polres Manggarai didukung satuan Brimob Manggarai tetap melakukan penjagaan ketat di luar gedung.

Protes tak hanya berlangsung di luar gedung penyelenggara pemilu, agenda pleno  perolehan suara ini juga  berlangsung a lot di dalam gedung. Saksi PKB memprotes komisioner KPUD  dan memaksa  formulir C-1 diperiksa kembali.

Ketua KPUD, Henry Dao,melanjutkan mekanisme pleno. Dia bahkan meminta  anggota polisi mengeluarkan  saksi PKB dan yang saksi yang lainnya yang tidak diundang.

"Yang tidak berkepentingan dan tidak mendapat undangan mengikuti rapat segera tinggalkan ruangan," tegas Henry sebelum memulai agenda  rekapitulasi.*

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved