Angin Kencang Tengah Malam, 39 Orang Dilarikan Ke RSUD Larantuka
Setelah pada Jumat (18/4/2014) pagi kapal tenggelam, pada malam harinya juga sekitar 39 orang ikut dilarikan ke RSUD Larantuka,
Laporan Wartawan Pos Kupang, Sarifah Sifat
POS KUPANG.COM, LARANTUKA -- Setelah pada Jumat (18/4/2014) pagi kapal tenggelam, pada malam harinya juga sekitar 39 orang ikut dilarikan ke RSUD Larantuka, Kabupaten Flores Timur untuk mendapat perawatan akibat pohon tumbang dan angin lokal serta berbagai macam suara yang dirasakan peziarah Semana Santa Jumat Agung di Larantuka, Flores Timur.
Namun, semua korban selamat dan pulang pada pagi harinya, Sabtu (19/4/2014).
Suara yang terdengar berbeda beda, ada yang merasakan seperti angin kencang dan hanya meniup searah, ada yang merasa seperti suara tsunami bahkan merasakan percikan air laut yang mengenai tangan mereka.
Kondisi ini dirsakan ditiga lokasi yang berbeda sepanjang jalan dalam prosesi dan pada jam yang berbeda dari sekitar pukul 20.00 wita hingga pukul 23.00 Wita.
Kondisi itu membuat ribuan peziarah yang sedang pawai malam hari lari berhamburan dan akibatnya saling tindih.
Sekda Flotim, Anton Tonce Matutina mengakui, istrinya juga ikut terinjak begitu juga anaknya. Namun, semuanya sudah sembuh. Hal yang sama diakui, Dento peziarah asal Sikka bahwa keluarganya ikut merasakan bahkan sempat kaget akhirnya keluar dari barisan.
"Ini seperti mistis tapi nyata. Kami melihat ada angin dan membuang orang keluar dari barisan dan masuk ke pagar orang. Kami gugup dan ketakutan akhirnya keluar dan pulang,"katanya.*