Pemilu 2014

Kapolres Sikka: Saksi Manipulasi Data Bisa Dipidana

Kapolres Sikka, AKBP Budi Hermawan, SIK mengingatkan semua saksi para caleg dan parpol peserta Pileg 2014

Kapolres Sikka: Saksi Manipulasi Data Bisa Dipidana
POS KUPANG/ARIS NINU
Kapolres Sikka, AKBP Budi Hermawan

Laporan Wartawan Pos Kupang, Aris Ninu

POS KUPANG.COM, MAUMERE -- Kapolres Sikka, AKBP Budi Hermawan, SIK mengingatkan semua saksi para caleg dan parpol peserta Pileg 2014 di Sikka agar jangan melakukan manipulasi data perolehan suara dati TPS.

Jika ada rekomendasi dari Panwaslu Sikka maka polisi tidak akan ragu-ragu lagi memroses kasus tersebut karena sudah jelas dalam UU Pemilu ancaman pidana bagi saksi yang memanipulasi data perolehan suara.

"Saya ingatkan semua saksi jangan coba-coba memanipulasi data perolehan suara. Kalau ada temuan dan laporan kami akan proses. Kami akan terus membangun koordinasi dengan Panwaslu Sikka agar memantau saksi-saksi yang tidak ada di TPS tapi membuat data kepada caleg tidak benar," tegas Hermawan di Maplres Sikka, Jumat (18/4/2014) siang.

Hermawan mengatakan, ada informasi yang berkembang tentang caleg ini memperoleh suara melambung dan caleg ini sudah bisa duduk di kursi sebagai wakil rakyat agar bisa dihindari.

"Semua harus mengikuti aturan dan ada mekanismenya. Jangan membuat data rekapan sendiri-sendiri tapi mengikuti tahapan di TPS, PPS dan PPK. Kalau ada yang manipulasi kami akan siap proses," papar Hermawan.

Pihak polisi, lanjutnya, akan terus memantau situasi kamtibmas di daerah ini menjelang pleno penetapan perolehan suara di PPS, PPK dan KPU Sikka.

"Saksi-saksi yang dipercayakan hendaknya bicara memakai data. Jangan tidak ikut perhitungan suara di TPS dan PPS mulai melakukan perhitungan yang merugikan diri sendiri dan caleg," ujar Hermawan.

Herman mengatakan, pada Kamis (17/4/2014) ada saksi dari parpol di Kecamatan Mapitara melakukan protes karena di datanya suara calegnya 30 suara tapi saksi caleg lain datanya tidak sama.

"Saksi ini protes. Saya tanya saksi lain ternyata datanya tidak sama. Malah kotak suara sudah dibuka data saksi tersebut ternyata tidak benar. Hal-hal seperti ini hendaknya dihindari. Sebab kalau ada rekomendasi Panwaslu Sikka kami akan proses sampai tuntas.Jangan data anda yang salah membuat situasi kambtibmas di daerah ini tidak aman," tutur Hermawan.*

Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved