Pemilu 2014

Panwaslu Mabar Janji Tuntaskan Masalah Politik Uang

Setelah membaca pernyataan sikapnya, utusan dari peserta aksi sebanyak empat orang menemui Ketua dan anggota Panwaslu Mabar.

Laporan Wartawan Pos Kupang, Servans Mamilianus

POS KUPANG.COM, LABUAN BAJO -- Puluhan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pesisir dan Pulau Anti Money Politik (AMPLOP), melakukan aksi demonstrasi disertai orasi di Kantor Panwaslu dan KPU Manggarai Barat (Mabar) pada Hari Rabu (16/4/2014) siang.

Mereka menuntut Panwaslu dan KPU beserta unsur terkait untuk segera menuntaskan persoalan yang berkaitan dengan money politik atau politik uang dalam Pileg 9 April 2014 lalu di Mabar.

"Kami dari Aliansi Masyarakat Pesisir dan Pulau Anti Money Politik, mengutuk dan menolak dengan tegas segala bentuk praktek money politik di Kabupaten Manggarai Barat," kata Koordinator Lapangan, Amirwan WP, saat membacakan pernyataan sikap mereka di depan Kantor Panwaslu Mabar.

Setelah membaca pernyataan sikapnya, utusan dari peserta aksi sebanyak empat  orang menemui Ketua dan anggota Panwaslu Mabar.

Dalam pertemuan sekitar 10 menit di Kantor Panwaslu itu, Ketua Panwaslu Mabar, Maximus Waris, mengatakan bahwa pihaknya akan menuntaskan semua persoalan Pemilu yang sesuai dengan kewenangan Panwaslu.

"Terimakasih karena peduli dengan masalah money politik. Kami tidak akan terpengaruh dengan tekanan siapapun. Masalah di Pulau Messah dan Papagarang sudah kami tangani. Di Messah sudah kami klarifikasi terhadap pelapor, terlapor dan saksi. Sedangkan di Papagarang sedang ditanganim," jelasnya.

"Kalau ada pelanggaran administrasi tentunya akan kami teruskan ke KPU, demikian juga kalau berkaitan dengan tindak pidana Pemilu akan diteruskan ke Gakumdu. Kalau kami tidak temukan bukti yang cukup maka akan kami hentikan tetapi kalau ada bukti yang kuat akan kami teruskan," tambah Maximus.

Dia menambahkan, pihaknya akan menangani semua persoalan itu sesuai dengan kewenangan yang sudah diatur dalam undang-undang.*

Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved