Bencana hujan angin di NTT
Banjir Rendam 30 Rumah di Biboku Anleu
Hujan deras selama beberapa hari terakhir di Kelurahan Ponu, Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten TTU, mengakibatkan 30 rumah warga tergenang.
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU -- Hujan deras selama beberapa hari terakhir di Kelurahan Ponu, Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), mengakibatkan banjir menggenangi 30 rumah warga.
Tokoh masyarakat Kelurahan Ponu, Ulu Besin Manehat, kepada Kompas.com, Jumat (31/1/2014), mengatakan, ketinggian banjir tersebut antara 30 cm sampai 1 meter.
"Sudah lima hari ini hujan turun terus-menerus. Akibatnya, sejak tengah malam hingga sore ini banjir masih terus menggenangi rumah warga, termasuk rumah saya," jelas Ulu Besin.
Selain hujan, kata Ulu Besin, penyebab banjir adalah sejumlah kali mati tak mampu menampung limpahan air. Kali mati adalah sebutan masyarakat setempat untuk sungai yang pada kondisi normal tak dialiri air.
"Akibat banjir ini, banyak warga terpaksa memindahkan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi dan banyak tanaman pertanian warga seperti padi dan jagung rusak dan terancam gagal panen," imbuh Ulu Besin.
Dia berharap pemerintah dan DPRD TTU segera menindaklanjuti hal tersebut dengan segera turun ke lokasi kejadian. Ia juga meminta pemerintah segera mengalokasikan bantuan untuk warga.
Hal lain yang disampaikannya, adalah pemerintah perlu mengambil langkah-langkah konkrit untuk mengatasi masalah tersebut, sehingga tidak terulang lagi pada tahun-tahun mendatang.
"Kami sangat berharap kejadian semacam ini tidak terulang lagi pada tahun-tahun mendatang. Untuk itu kami minta pemerintah harus mengambil langkah-langkah konkret untuk itu," ujar Ulu Besin.