Pilkada Ende
Bupati dan Wakil Bupati Ende Terpilih, Marsel-Djafar Disambut Histeris
Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Ende periode 2014-2019, Ir. Marsel Petu dan Haji Djafar Achmad
Laporan Wartawan Pos Kupang, Romualdus Pius
POS KUPANG.COM, ENDE -- Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Ende periode 2014-2019, Ir. Marsel Petu dan Haji Djafar Achmad (Marsel-Djafar) diarak oleh ribuan pendukungnya setiba di Bandar Udara (Bandara) Haji Hasan Aroboesman Ende, Selasa (21/1/2014). Marsel-Djafar barusan kembali dari Jakarta mengikuti perkara gugatan Pilkada Ende oleh pasangan Don Bosco Wangge-Dominikus Minggu Mere (Darmawan) di Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta.
Pantauan Pos Kupang, ribuan massa pendukung Marsel-Djafar memadati Bandara Haji Hasan Aroboesman Ende menunggu kedatangan pasangan Marsel-Djafar dari Kupang sejak pukul 09.00 Wita. Namun, Marsel-Djafar tak kunjung datang sesuai waktu yang direncanakan. Meskipun begitu massa tetap berjubel di bandara.
Setelah menunggu sekitar tiga jam, akhirnya Marsel-Djafar tiba di Bandara Haji Hasan Aroboesman Ende menumpang pesawat TransNusa dari Kupang. Melihat kedatangan pasangan pilihan mereka, massa histeris memanggil nama Marsel-Djafar. Di antara massa itu, terlihat beberapa anggota DPRD Kabupaten Ende kolega Marsel di DPRD Ende, yaitu Hery Wadhi, Yustinus Sani, Haji Pua Saleh dan Sudrasman M Nuh.
Setelah disambut rekan kerjanya, Marsel-Djafar keluar dari area bandara. Di pintu masuk ruang tunggu, para pendukung Marsel-Djafar mengatar keduanya ke kendaraan terbuka untuk diarak di sejumlah ruas jalan di Kota Ende.
Ratusan sepeda motor dan mobil mengiringi Marsel - Djafar dari Bandara Haji Hasan Aroeboesman menuju Jalan Ahmad Yani, Jalan Kelimutu, Jalan El Tari, Jalan W.Z Johannes dan berakhir di Sektariat Partai Golkar Kabupaten Ende.
Di sepanjang jalan yang mereka lewati warga mengeluh-eluh Marsel -Djafar. Pasangan ini pun balas dengan lambaian tangan dan senyuman.
Menanggapi sambutan warga, Marsel Petu menyampaikan terima kasih atas sambutan warga dan pendukungnya yang telah mempercayakan ia dan pasangannya memimpin Kabupaten Ende lima tahun ke depan.
Marsel mengimbau massa pendukungnya tetap tenang menjaga kondisi daerah agar selalu kondusif sehingga proses pembangunan dapat berlangsung dengan baik.
Dalam keterangan persnya kapada wartawan, Marsel Petu mengatakan, pihaknya menyayangkan mengapa Pilkada Ende harus sampai di MK. "Semestinya Pilkada Ende cukuplah Gunung Iya dan Gunung Wongge yang tahu. Mengapa Monas juga ikut tahu," ujarnya.
Kapolres Ende, AKBP Musni Arifin meminta warga masyarakat Kota Ende menjaga situasi daerah agar selalu kondusif. Warga diminta tidak meluapkan eforia berlebihan yang bisa membuat pihak atau orang lain tersinggung. Untuk mengamankan Kota Ende pasca keputusan MK, kata Musni, pihaknya mengerahkan kekuatan penuh dibantu anggota Brimob dan TNI.*