Rektor Universitas PGRI Dinonaktifkan
Ketua YPLP PGRI: Saya Berhentikan Sam Haning Bukan Karena Dendam
Ketua YPLP PGRI NTT, Soeleman Radja memberikan penjelasan terkait tuntutan mahasiswa di Kampus Universitas PGRI NTT, Selasa (7/1/2013)
POS KUPANG.COM, KUPANG -- Ketua YPLP PGRI NTT, Soeleman Radja memberikan penjelasan terkait tuntutan mahasiswa di Kampus Universitas PGRI NTT, Selasa (7/1/2013).
Ia menyampaikan suka duka sejak awal mendirikan Universitas PGRI NTT. Berbagai kendala ia hadapi sampai Universitas PGRI resmi berdiri dan mengalami kemajuan sampai saat ini.
Radja mengatakan, ia tidak memberhentikan Rektor Universitas PGRI, Semuel Haning, S.H, M.H, karena kemarahan pribadi, tetapi karena Semuel Haning sudah tidak loyal terhadap YPLP PGRI NTT.
Semuel Haning, demikian Radja, tidak menjalankan aturan yayasan, keluar dari rel dan berupaya mengadu domba YPLP PGRI NTT dengan YPLP PGRI Pusat dan Pengurus Besar (PB) PGRI.
"Saya menonaktifkan Semuel Haning bukan karena dendam pribadi, tetapi sebagai pendiri, pengurus dan ketua yayasan mengayomi dan mengawal aturan organisasi yang sudah ada. Semuel Haning sudah keluar dari rel, ibarat kereta api harus berjalan di dalam rel, tetapi dia sudah keluar dari rel," tegas Radja.(yel)