Jumat, 24 April 2026

18 Warga Tewas Setelah Terlempar dari Mobil

MENJELANG berakhirnya tahun 2013, sedikitnya 18 orang tewas dalam tabrakan antara truk gandeng dengan pick-up penuh muatan sebanyak 32 orang.

POS-KUPANG.COM --- MENJELANG berakhirnya tahun 2013, Jawa Timur mengalami tragedi maut. Sedikitnya 18 orang tewas dalam tabrakan antara truk gandeng dengan pick-up penuh muatan sebanyak 32 orang.

Kecelakaan maut itu berlangsung di Jalan Raya Tongas, tepatnya di Desa Curah Tulis, Kota Probolinggo, Sabtu (28/12/2013), sekitar pukul 17.00 Wita. Pick-up Mitsubishi T120SS dengan nomor polisi B 2625 XCU yang dikemudian oleh Slamet (40) menabrak dengan keras truk fuso gandeng bermuatan tepung bernomor polisi P 8568 UL.

Akibat tabrakan dua kendaraan di depan Depot Lumintu itu, 18 orang tewas, termasuk sopir. Di antara korban tewas yang mayoritas perempuan itu terdapat dua bocah. Menurut informasi, sore itu, Slamet hendak mengantarkan 32 orang warga Desa Mentor, Kecamatan Sumber Asih, Kabupaten Pasuruan, untuk melayat di Pasuruan. Selain membawa puluhan orang, pick-up yang masih baru itu, masih bernomor polisi warna putih, juga membawa beras dan gula yang untuk disumbangkan kepada keluarga yang berduka.

Menurut Kasat Lantas Polresta Probolinggo, AKP Muklason, mobil pick-up itu dilarikan dengan kecepatan tinggi oleh Slamet. Beberapa saksi yang dikutip polisi menyebutkan, sebelum tabrakan mobil itu diketahui melaju ugal-ugalan.

Muklason mengatakan, sampai di lokasi, Slamet mencoba mendahului sebuah bus dari sisi kanan, sehingga mobil itu 'memakan' badan jalan di jalur sebaliknya. Saksi lain menyebutkan, pick-up itu sempat berkejar-kejaran dengan sebuah mobil Daihatsu Xenia dan tabrakan itu terjadi ketika Slamet hendak menyalip Xenia itu.

Agaknya, Slamet tidak bisa lagi menghindar ketika secara tiba-tiba ia menghadapi truk fuso yang sarat muatan tepung. Tabrakan pun tak terelakkan. "Pick-up menyalip dari arah timur ke barat, tiba-tiba di depannya ada truk. Nggak bisa mengendalikan akhirnya tabrakan," terang Muklason saat ditemui di TKP.

Menurut beberapa saksi, suara tabrakan itu sangat keras mirip bom, karena pick-up itu menabrak dengan kecepatan tinggi. Dikabarkan juga, akibat tabrakan itu, seluruh penumpang pick-up terlempar hingga 15 meter.

Slamet tewas seketika bersama seorang penumpang di sampingnya. Tubuh mereka tergencet bodi pick-up yang menempel ke kepala truk. Begitu kerasnya tabrakan, kepala pick-up penyet. Kepala fuso juga ringsek, tetapi tidak separah pick-up.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Unggung Cahyono, didampingi Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Drs Rahmat Hidayat meninjau olah TKP, yang dilakukan oleh Satlantas Polres Probolinggo Kota.

"Ini termasuk dalam kategori kecelakaan yang  menonjol, karena korban yang meninggal  lebih dari lima orang, ada 18 orang korban meninggal," kata Kapolda di TKP, Sabtu malam.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved