Jumat, 10 April 2026

Transaksi KTM Capai Rp 9,1 Miliar, Didomisasi Penjualan Paket Komodo

Komodo Travel Mart (KTM) tahun 2013 yang digelar atas kerjasama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Editor: Alfred Dama

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Komodo Travel Mart (KTM) tahun 2013 yang digelar atas kerjasama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI bersama Pemerintah Propinsi NTT dan didukung stakeholders pariwisata, sukses mendulang transaksi mencapai Rp 9.153.025.000 (Rp 9,1 miliar).

Angka-angka tersebut 70 persen  masih merupakan hasil penjualan paket-paket tradisional untuk komodo dan 30 persen dari penjualan paket di Sumba, Alor dan Timor.

Hal ini disampaikan Steering Committee Komodo Travel Mart, Frans Teguh, dari Kemenparekraf RI dan Kepala Seksi Standarisasi Dinas Pariwisata Propinsi NTT, Johni Rihi, dalam jumpa pers di Swis Bellin Kristal Kupang, Jumat (20/9/2013) malam.  Jumpa pers tersebut digelar setelah kegiatan Komodo Travel Mart sejak 17-20 September 2013.

Rihi dan Teguh mengatakan, dalam waktu kurang lebih dua bulan,  panitia dengan dukungan steering committee dari kemenparekraf telah mampu mengundang dan mendatangkan 61 buyers (pembeli) dan 30 sellers (penjual) untuk berpartisipasi dalam KTM 2013. Juga melakukan komunikasi dengan para sponsor serta meyakinkan dua sponsor utama, yakin Trans Nusa Airlines dan Bank NTT untuk mendukung penuh kegiatan KTM 2013.

"Pihak buyers terdiri dari 61 orang dengan mayoritas 48 persen berasal dari Bali dan sisanya dari Lombok, Jakarta, Jawa Barat, Jember, Medan, Belitung, Kupang dan Yogyakarta. Sementara pihak sellers terbagi atas 80 persen sellers dari Labuan Bajo dan 20 persen dari luar Labuan bajo. Dari hasil transaksi table top, kami mendapatkan angka USD 709,175 dan IDR 1.352.100.000 atau total dengan kurs Rp 11 ribu adalah Rp 9.153.025.000," jelas Frans Teguh.

Komodo Travel Mart 2013, demikian Frans, terdiri atas beberapa rangkaian program yang dimulai dengan travel exchange dan table top, tourism exhibition, cultural performance, travel dialogue.

Kegiatan itu bertema enchanting marine, heritage and culture trails dan fam trip ke Pulau Komodo serta Manggarai Barat trip yang melibatkan sekitar 90 partisan.

"Length of stay yang diminati dalam transaksi 55 persen yang membeli paket tiga hari dua malam dan selebihnya bervariasi antarpaket empat sampai 10 hari. Diharapkan angka ini dapat menggairahkan proses pengembangan destinasi. Para peserta juga diajak untuk mengenal lebih dekat kawasan TNK dengan harapan agar dapat lebih yakin dalam melakukan penjualan paket-paket wisata ke Flores," ujarnya.

Dengan pelaksanaan KTM 2013, demikian Frans Teguh, diharapkan jumlah transaksi yang dihasilkan oleh para travel agent dapat membantu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke semua destinasi di NTT.

"Satu hal yang pasti, pelaksanaan Komodo Travel Mart 2013 merupakan bukti keseriusan para pelaku pariwisata untuk membangun pariwisata yang mampu  memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Hal ini akan menjadi dampak ekonomis yang diharapkan tidak hanya bagi pelaku pariwisata tetapi juga masyarakat," jelasnya.

Oleh karena banyak manfaat dan edukasi yang dihasilkan dari KTM, kata Frans Teguh, even ini akan diadakan secara berkala setiap tahun. "Untuk tahun 2014, steering committee telah menetapkan pelaksanaannya pada tanggal 17-20 Juni 2014 di Kupang," tambah Johni Rihi. (roy)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved