Pilkada Nagekeo

KPU Tetap Tolak Akomodir Paket Mama

Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya mendukung keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nagekeo, menolak

KPU Tetap Tolak Akomodir Paket Mama
POS KUPANG/ADIANA AHMAD
Ikrar Kampanye Damai Calon Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo
Laporan Wartawan Pos Kupang, Adiana Ahmad

POS KUPANG.COM, MBAY -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya mendukung keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nagekeo, menolak mengakomodir Paket Mama menjadi kontestan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 8 Juli mendatang.  

KPU mempersilahkan Paket Mama untuk menempuh jalur hukum jika tidak puas dengan keputusan tersebut.

Hal itu disampaikan Ketua KPU Nagekeo, Yohanes Ardus Seda dalam jumpa pers di Kantor KPU Nagekeo, Rabu 19/6/2013).

Pernyataan pers Ketua KPU Nagekeo tersebut sekaligus memberikan klarifikasi atas informasi yang berkembang di masyarakat Nagekeo bahwa KPU Pusat membatalkan keputusan KPU Nagekeo tentang penetapan calon bupati dan calon wakil bupati Nagekeo dan mengakomodir kembali Paket Mama dalam bursa pencalonan bupati dan calon wakil bupati Nagekeo.

Ardus menjelaskan, tiga paket calon bupati dan calon wakil bupati, Mama (Marsel Wawo-Marsel Lowa), Amanat (Andreas Dua-Wenslaus Dema) dan Lukas Angel (Mbulang Lukas- Angela)  yang gugur karena tidak memenuhi syarat  tetap tidak diakomodir KPU.  

"Kita persilahkan ketiga paket ini menempuh  jalur hukum. Mereka mengadu ke KPU Propinsi. KPU Pusat, DKPP dan Bawaslu, itu usaha mereka. Tetapi kita  tetap merujuk pada keputusan  secara hirarki," kata Ardus.

Ardus mengungkapkan, khusus pelaksanaan Pemilihan Bupati (Pilbup), kewenangan penuh ada di KPU kabupaten/ kota. Sedangkan KPU Pusat hanya sebagai supervisor. "KPU Pusat baru bisa bersikap kecuali ada pelanggaran yang bersifat prinsip atau pelanggaran terhadap aturan perundang-undangan," demikian Ardus.

Ardus mengatakan, KPU Pusat hanya  menerima laporan berkaitan dengan pelaksanaan jadwal dan tahapan Pemilihan bupati. Laporan yang dismpaikan ke KPU Pusat dilakukan setiap bulan untuk setiap tahapan. Terkait  dengan laporan Paket Mama ke KPU Propinsi NTT dan KPU Pusat, kata Ardus, sudah dijelaskan oleh KPU Nagekeo.

"Kita sudah berikan klarifikasi ke KPU Propinsi NTT dan KPU Pusat  terkait laporan Paket Mama.  Setelah mereka pelajari penjelasan dari kita, mereka dukung keputusan KPU Nagekeo dan minta kita untuk melanjutkan tahapan dan jadwal Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo.  Karena itu, tidak benar KPU Pusat anulir Keputusan KPU Nagekeo. Kita pahami upaya mereka untuk mempengaruhi opini masyarakat, tetapi kita tidak akan terpengaruh dengan opini di luar," jelas Ardus.*

Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved