Pemilihan Gubernur NTT
Frans Susun Langkah Persiapan Bertarung
PDIP bersama partai pendukung, PKB, PPP dan PKS akan merangkul tiga Cagub/Cawagub NTT yang tidak lolos ke putaran kedua Pilgub NTT.
POS-KUPANG.COM, LARANTUKA, PK -- Calon Gubernur NTT yang juga Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) NTT, Drs. Frans Lebu Raya, mengatakan, PDIP bersama partai pendukung, yaitu PKB, PPP dan PKS akan merangkul tiga Cagub/Cawagub NTT yang tidak lolos ke putaran kedua dan semua partai politik (parpol) pendukung tiga Cagub/Cawagub NTT yang tidak lolos.
Dengan koalisi ini akan membuka peluang bagi paket Frenly untuk terpilih kembali semakin besar.
"Kami akan rangkul semua parpol pendukung empat calon yang tidak lolos pada putaran pertama. Proses itu pasti ada dan kami akan jajaki," kata Frans kepada wartawan ketika menjadi Tuan Mardomu pada perayaan Semana Santa di Larantuka, Flores Timur, Jumat (29/3/2013).
Walau tidak percaya dirinya memperoleh peresentase di bawah 30 persen, Frans yang kini masih menjabat Gubernur NTT itu menerima keputusan KPU Propinsi NTT.
"Kami menerima keputusan KPU NTT, tapi kami tidak mentolerir kecurangan. Karena itu, ke depan kami akan bangun koalisi dan dalam koalisi putaran kedua kami bangun kesamaan pandangan dalam menata NTT ini jauh lebih baik. Capaian kinerja lima tahun berjalan sudah maksimal dan lima tahun ke depan adalah proses penyempurnaannya," kata Frans.
Ia menyatakan, hasil perolehan suara Frenly (Frans Lebu Raya -Benny Litelnoni) pada putaran pertama menjadi bahan evaluasi bagi paket Frenly untuk putaran kedua.
"Evaluasi perolehan suara sebelumnya untuk menghadapi putaran kedua dalam menyusun langkah-langkah persiapan bertarung," ujarnya.
Sementara itu, tim sukses paket Frenly mendekati CristAL (Christian Rotok dan Abraham Paul Liyanto), Tunas (Ibrahim Agustinus Medah dan Emanuel Melkiades Laka Lena), BKH-Nope (Beny Kabur Harman dan Wellem Nope) untuk kemenangan paket Frenly pada putaran kedua Pilgub NTT, 15 Mei 2013 mendatang.
Saat ini tim pemenangan paket Frenly sedang membangun komunikasi, baik dengan para kandidat maupun tim pemenangan. Sementara tim pemenangan Esthon-Paul telah mendekati tim pemenangan BKH-Nope untuk membangun koalisi memenangkan paket nomor urut satu yang mendapat urutan kedua perolehan suara pada pilgub putaran pertama, 18 Maret 2013 lalu.
Ketua Tim Pemenangan paket Frenly, Kristo Blasin mengatakan itu saat dihubungi Pos Kupang pertelepon, Jumat (29/3/2013) siang. Kristo mengatakan, sejak awal proses pilgub mereka berkeyakinan bahwa NTT perlu dibangun bersama. Untuk itu, tim Frenly mengajak partai politik untuk berkoalisi.
Tim Frenly juga mengajak semua elemen masyarakat NTT untuk bergabung dengan semangat yang sama di putaran kedua pilgub NTT Mei mendatang.
"Kami mulai membangun komunikasi dengan teman-teman di CristAL, BKH-Nope dan Tunas untuk bersama-sama berjuang memenangkan Frenly pada putaran kedua pilgub," kata Krsito.
Selain membangun komunikasi dengan tim dan para kandidat tiga paket yang sama-sama Frenly maju pada putaran pertama, Tim Frenly mengintensifkan konsolidasi internal PDIP dan partai koalisi, yaitu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk turun ke masyarakat meyakinkan kualitas kepemimpinan Frenly.
Kristo mengatakan, Tim Frenly juga akan memperkuat saksi di TPS-TPS sehingga hasil penghitungan suara tercatat akurat dan didistribusikan kepada Frenly Center untuk dicatat.
Secara terpisah, Ketua Tim Pemenangan BKH-Nope, Rikardus Wawo mengatakan, mereka telah dihubungi Tim Frenly dan Tim Esthon-Paul (Esthon L Foenay dan Paul Edmundus Talo). Namun, belum memberikan jawaban karena masih konsentrasi pada Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat.
Ia mengatakan, Tim BKH-Nope akan membahas ajakan koalisi itu usai KLB.
Apakah partai koalisi BKH-Nope akan tetap bersama dalam tim, Rikard mengatakan, semua tergantung mekanisme di partai masing-masing. Walau demikian, Rikard mengatakan, koalisi BKH-Nope belum bubar.
STORY HIGHLIGHST
* Peluang Frenly Semakin Besar
* Dekati CristAL, BKH-Nope dan Tunas
* Gaspar Siap Fasilitasi
Pertemuan Esthon di Manggarai