Modif Kendaraan di Toko Eks Pembalap

Tidak sedikit pemilik mobil dan sepeda motor yang sudah memahami pentingnya memodifikasi kendaraan.

Modif Kendaraan di Toko Eks Pembalap - scale_set1.jpg
PK/VEL
Set Audio di Epi 37 Accessories and Car Audio, yang berada di Jalan Cak Doko, Nomor 75 Kupang-NTT.
Modif Kendaraan di Toko Eks Pembalap - scale_set.jpg
PK/VEL
Modif Kendaraan di Toko Eks Pembalap - scale_epi_saba_(4)~0.JPG
PK/VEL
Modif Kendaraan di Toko Eks Pembalap - scale_epi_saba_(5).JPG
PK/VEL
POS-KUPANG.COM --- SAAT ini di Kota Kupang sudah banyak bisnis modifikasi kendaraan. Pasalnya, tidak sedikit pemilik mobil dan sepeda motor yang sudah memahami pentingnya memodifikasi kendaraan.

Alasannya pun bermacam-macam, agar tampilan mobilnya bisa gaul, tidak ketinggalan zaman, agar pemilik bisa tampil percaya diri saat mengendarai mobilnya. Pun agar bisa mendengarkan musik dengan audio yang `pas'.

Atau tampilan mobilnya berbeda dari mobil lainnya atau hanya untuk sekadar menghabiskan uang dan berbagai alasan lainnya.

Namun sebenarnya alasan yang utama kenapa banyak yang ingin memodifikasi kendaraannya adalah agar pemilik kendaraan dan orang yang berada di dalam mobil itu bisa nyaman. Ya, kenyamanan di dalam kendaraan tentu saja mutlak diperlukan.

Kenyamanan saat menyetir, kenyamanan mendengar suara audio, kenyamanan saat menduduki jok yang empuk, kenyamanan dengan warna-warna yang ada di dalam kendaraan, kenyamanan dengan berbagai aksesoris di dalam maupun di luar kendaraan. Kuncinya adalah kenyamanan.  

Dan, salah satu toko aksesoris kendaaran yang bisa memberikan kenyamanan pada kendaraan Anda adalah Epi 37 Accessories and Car Audio.

Dari namanya, Anda pasti sudah tahu bahwa toko yang berada di Jalan Cak Doko, Nomor 75 Kupang-NTT ini adalah milik Jefry Marthen Saba alias Epi Saba,  mantan pembalap sepeda motor yang cukup punya nama di Kupang pada era tahun 1990-an.

Selain 'bengkel modifikasi' mobil, Epi juga sudah memiliki bengkel motor Epi 37 sejak empat tahun lalu. Kedua tempat bisnis ini berada berdampingan dengan Epi 37 Accessories and Car Audio.

Meski Epi 37 Accessories and Car Audio baru dibuka Desember 2012 lalu, namun Epi sudah merenovasi puluhan kendaraan berbagai tipe dan merek milik masyarakat dari Kupang maupun luar Kupang. 

Tak hanya sekadar mengganti velg, tapi juga bemper, kaca, hingga membuat 'bar mini' atau diskotik di ruang dalam mobilnya maupun `menyulap' tampulan luar kendaraan agar lebih keren.

Di sana Anda bisa menemukan berbagai jenis merk aksesoris yang ingin Anda gunakan pada kendaraan Anda. Dijamin, kualitas dan hasil modifikasi kendaraan Anda yang dikerjakan oleh tim yang terdiri dari Us Nalle, Marthen, Yunus, Agus dan Hambali, akan memuaskan Anda.

"Anda datang membawa ide. Dan, kami akan perkaya ide Anda itu dan membantu Anda memilih aksesorisnya di toko ini sesuai dengan kemampuan Anda. Kita berdiskusi dan hasilnya akan kami kerjakan secara maksimal.
Dijamin, Anda pasti puas," promosi ayah dari Jesica, Katrin dan Nadya ini.
Paket modifikasi kendaraan yang ditawarkan di toko ini mulai dari harga Rp 1.800.000 - Rp 3.600.000. Tapi, jika tidak ingin memodifikasi seluruh kendaraan, Anda bisa memilih item-item barang sesuai kebutuhan dan kocek Anda.


Patah Kaki

PENGALAMANNYA menjadi pembalap sepeda motor di Kupang tahun 1990-an yang masih minim fasilitas dan even, membuat Jefry Marthen Saba alias Epi Saba berharap saat ini pembalap-pembalap sepeda motor di Kupang atau NTT pada umumnya tidak mengalami hal itu lagi. Namun suami dari Orpa Nalle ini prihatin karena sampai tahun 2013 ini, terkesan pemerintah belum maksimal memberikan ruang kepada anak-anak muda yang punya potensi menjadi pembalap.
"Zaman saya dulu, kami hanya balapan di ruas-ruas jalan yang ada. Kegiatannya juga lumayan sering, meski banyak yang tidak resmi. Tapi sekarang meski evennya sudah resmi tapi sepertinya jarang sekali dilakukan," kata Epi.
Epi yang pernah mengalami patah kaki saat prabalap beberapa tahun lalu mengatakan, saat ini even balap sepeda motor jarang dilakukan, salah satunya karena lokasi balapan yang memadai dan ada di wilayah angkatan laut itu mematok harga cukup mahal, sehingga jarang dipakai.
"Saya berharap pemerintah memperhatikan dunia balap sepeda motor. Membuat tempat balapan yang memadai namun murah saat dipakai sehingga even makin banyak. Dengan demikian, bakat serta potensi generasi muda di NTT bisa digali dan bukan tidak mungkin jika diasah dengan baik, kita bisa menjadi pembalap nasional," saran Epi. (vel)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved