Kampanye Pilgub NTT
Prabowo: Saya Percaya Esthon-Paul
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, mengatakan, pasangan Esthon-Paul adalah dua figur yang jujur dan bersih
"Saya merasakan adanya getaran rakyat yang menginginkan perubahan. Dan, kita membutuhkan pemimpin yang bersih dan jujur. Pemerintahan di mana-mana harus dipimpin oleh orang-orang jujur. Karena itu, saya datang untuk dukung saudara Esthon dan Paul karena saya yakin dan percaya bahwa mereka adalah orang dengan pribadi jujur dan bersih sehingga bisa menjalankan amanah dan tugas sebaik-baiknya," tegas Prabowo, disambut gempita ribuan massa pendukung yang memadati GOR Flobamora, Kupang.
Prabowo tampil kampanye bagi pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur NTT, nomor urut 1, Paket Esthon-Paul di GOR Flobamora, Kupang, Selasa (12/3/2013).
Prabowo yang saat ini gencar dikampanyekan sebagian calon presiden 2014 mendatang mengatakan, ia telah mengelilingi seluruh Indonesia dan dia mendapati adanya getaran dari rakyat yang sudah sangat ingin adanya perubahan termasuk di NTT.
Sosok berkharisma ini tampil memukau ribuan massa. Kehadirannya menjadi daya tarik tersendiri. Setiap kalimat yang diucapnya selalu disoraki. Massa yang memenuhi tribun dan yang berada di luar, terus berdiri selama Prabowo berbicara.
Massa semakin 'beringas' saat Prabowo mengatakan dirinya memiliki hubungan khusus dengan NTT, dan di dalam dirinya mengalir darah Indonesia Timur karena ibunya berasal dari Minahasa, Sulawesi Utara, sehingga ia mengenal betul sifat dan karakter orang NTT yang pemberani dan setia.
"Waktu saya menjadi perwira muda, saya besar di daerah ini. Saya mengabdi di Timor Timur tahun 1976. Saya mengerti orang-orang Indonesia Timur. Sifat orang Indonesia Timur ada yang baik dan ada yang tidak. Suka dansa, suka pesta dan banyak makan. Saya juga suka dansa. Orang Indonesia Timur adalah orang yang pemberani, orang yang setia, kalau sudah setia, setia sampai mati, terbuka dan apa adanya," kata Prabowo, disambut teriakan histeris massa.
Kepada Esthon Foenay dan Paul Talo, Prabowo mengingatkan agar jika terpilih memimpin NTT janganlah mengecewakan rakyat. "Saya ingatkan kalau nanti dipercaya rakyat, jangan kecewakan kepercayaan itu. Jangan sekali-sekali ingkar dari sumpah dan janjimu. Kalau nanti saudara korupsi, saya akan kembali ke sini dan bersama rakyat akan berusaha untuk turunkan saudara. Tapi saya yakin itu tidak akan terjadi pada diri Esthon dan Paul. Karena saya yakin mereka bersih. Dan, kalau nanti rakyat percaya, kita akan bersama-sama membangun daerah dan bangsa ini," ujarnya.
Kepada warga Kota Kupang dan NTT seluruhnya, Prabowo meminta agar jangan sekadar memberi dukungan tanpa tindakan nyata. "Dukungan tidak di mulut saja, harus dengan nyata. Saudara-saudara harus bekerja dalam tempo enam hari ini, mengggerakkan orang-orang di sekitarmu untuk memilih Esthon-Paul pada tanggal 18 Maret. Kalau nanti pada hari H ada yang mau kasih uang, terima saja karena itu uang rakyat. Tapi tanggal 18 Maret tetap coblos nomor 1. Uang itu hasil mencuri jadi tidak usah beri ucapan terima kasih. Tidak boleh gampang dibohongi dan tidak usah merasa utang budi karena sudah terima uang," tegas Prabowo.
Prabowo mengatakan, sudah saatnya propinsi NTT yang selalu dikatakan miskin dan terbelakang harus berubah menjadi propinsi yang makmur dan sejahterah. "NTT harus dirubah menjadi propinsi yang makmur, sejahterah dan adil. Terimakasih atas sambutan yang luar biasa terhadap saya. Kita butuh Esthon-Paul, Saya juga butuh Esthon-Paul. Mereka menang berarti saya menang," katanya.
Usai kampanye, Prabowo langsung menunjukkan kepiawaiannya berdansa dan berpoco-poco dengan beberapa lagu yang sedang hits saat ini. Prabowo tidak sendirian berdansa, dia berpasangan dengan beberapa perempuan yang berebutan dan bergantian
berdansa denganya.
Tak ketinggalan Esthon Foenay dan Paul Talo juga ikut bergoyang. Panggung kampanye menghentak-hentak tatkala usai menari poco-poco dilanjutkan dengan goyang bersama lagu putar ke kiri dan ke kanan. Sontak ribuan massa yang tidak naik ke atas panggung membentuk barisan baru untuk bergoyang ria. Bergitupun dengan ribuan massa dari atas tribun. Goyang bersama diakhir dengan nyanyian Esthon dan Paul bersama istri, menyanyikan lagu Cinta dan Permata. (roy/eko)