Jangan Remehkan Sakit Asma
ASMA merupakan penyakit yang menyerang jalan pernapasan sehingga penderita penyakit ini mengalami kesulitan dalam bernapas.
Penulis: omdsmy_novemy_leo | Editor: omdsmy_novemy_leo
Bernapas bagi manusia sangat penting. Ketika kita bernapas, kita mengambil udara dari lingkungan sekitar kita dan memasukannya ke paru-paru melalui jalan pernapasan ketika paru-paru berisi udara, reaksi mengagumkan terjadi.
Oksigen (gas yang ada dalam udara) diserap oleh darah dan karbondioksida dikeluarkan dari darah dan keluar tubuh saat kita mengeluarkan napas.
Kita memerlukan oksigen agar tubuh kita dapat berfungsi. Oksigen sangat vital bagi kehidupan. Setiap sel dalam tubuh memerlukan asupan oksigen secara terus menerus agar dapat menjadi energi yang dibutuhkan untuk hidup.
* Penyebab Penyakti Asma
Orang yang menderita asma memiliki jalur pernapasan sangat sensitif. Penyakit ini termasuk penyakit yang kompleks dan belum dapat dimengerti.
Tanda-tanda asma yang terlihat adalah hasil dari jalan pernapasan yang terhambat. Penyebab penyakit asma yang paling umum adalah elergi. Namun bisa juga pemicunya seperti virus, olahraga, rokok, asap dan bahan kimia.
1. Elergi. Tidak semua asma disebabkan oleh alergi dan tidak semua penderita alergi memiliki penyakit asma. Asma yang disebabkan alergi biasanya diderita oleh orang yang mengidap penyakti asma sejak kecl. Jika penderita alergi semakin meningkat, disebabkan karena meningkatnya kebersihan lingkungan mereka sehingga anak-anak jarang bermain kotor. Padahal bermain kotor dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak. Alergi yang memicu asma antara lain disebabkan empat faktor yakni bulu hewan, kutu busuk, sepura dan serbuk sari tumbuhan.
2. Infeksi Virus. Asma diperburuk dengan infeksi virus, seperti pilek dan flu yang menyebabkan pembengkakan pada jalan pernapasan.
3. Olahraga. Beberapa penderita asma mengalami penyempitan dan iritasi pada jalan pernapasan mereka sehingga ketika mereka berolah raga, mereka harus berusaha ekstra keras untuk bisa bernapas.
4. Stress dan Emosi. Tidak hanya perasaan khawatir atau kecemasan yang berlebihan yang dapat memicu asma. Beberapa penderita mengalami serangan asma saat mereka tertawa atau sedang bersemangat.
5. Obat-obatan. Beberapa obat-obatan dapat memicu sama seperti aspirin.
6. Asap Rokok. Asap rokok mengandung bahan kimia yang berpotensi menjadi penyebab iritasi pada jalan pernapasan.
7. Polusi Udara. Polusi udara termasuk asap kendaraan, asap dari kompor, asap dari hasil rebusan, juga asap dari api dan panggangan.
8. Bahan kimia ada alat rumah tangga dan industri. Termasuk bahan kimia seperti cat rumah, parfum, tinta, pada spidol dan produk pembersih rumah tangga.
9. Hormon. Bagi wanita penderita asma, mereka cenderung mengalami tanda-tanda asma kambuh saata menstruasi. Wanita penderita asma juga banyak yang menemukan penyakit asma mereka lebih baik atau lebih parah saat hamil.
10. Kondisi Cuaca. Banyak penderita asma yag kumat saat berada di udara yang dingin. Dengan mengetahui penyakit atau memicu penyakti asma diatas, maka penderita bisa menghindarinya agar tidak sering kambuh. (anneahira.com)
Mencegah Penyakit Asma
SEMUA serangan penyakit asma harus dicegah. Serangan penyakit asma dapat dicegah jika faktor pemicunya diketahui dan bisa dihindari. Serangan yang dipicu oleh olahraga bisa dihindari dengan meminum obat sebelum melakukan olahraga.
Ada usaha-usaha pencegahan yang dapat dilakukan untuk mencegah datangnya serangan penyakit asma, antara lain, menjaga kesehatan, menjaga kebersihan lingkungan, menghindarkan faktor pencetus serangan penyakit asma dan menggunakan obat-obat anti penyakit asma.
Setiap penderita harus mencoba untuk melakukan tindakan pencegahan. Tetapi bila gejala-gejala sedang timbul, maka diperlukan obat ant ipenyakit asma untuk menghilangkan gejala dan selanjutnya dipertahankan agar penderita bebas dari gejala penyakit asma. (isma.com)



