HUT Bhayangkara
Polisi Harus Bersih
Setiap anggota polisi di seluruh jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT) harus bersih dari segala bentuk tindakan
Hal ini disampaikan Kapolda NTT, Brigjen (Pol). Ricky HP Sitohang, S.H Jumat (29/6/2012).
Sitohang menjawab hal ini ketika dimintai tanggapan soal keberadaan polisi dan juga tentang proses rekruitmen anggota calon siswa (casis) Polda NTT tahun 2012.
Kapolda juga selalu menyampaikan hal ini di berbagai kesempatan dengan komitmen agar polri di NTT bersih dari narkoba dan juga bentuk kekerasan lainnya. Bahkan polisi harus bisa menarik simpati masyarakat.
Menurut Sitohang, sebagai anggota polri harus menunjukan etika dan mental yang baik. Dan polisi sendiri harus bersih dari segala bentuk tindakan yang meresahkan masyarakat.
"Bukan saja yang sudah jadi anggota polri, tetapi yang baru calon atau casis sudah saya tegaskan. Bahkan ada yang hendak menjadi casis yang datang dengan rambut panjang ataupun penampilan yang tidak mencerminkan ingin menjadi polisi. Saya langsung coret," kata Sitohang.
Dijelaskan, walaupun casis yang mendaftar itu pintar atau cerdas serta memiliki kelebihan-kelebihan, tetapi dari segi kasat mata atau menatalitas seperti itu maka tidak bisa ditolerir. "Jadi saya tegaskan, bahwa yang baru casis kalau saya lihat mentalnya sudah seperti itu, apalagi sudah jadi polisi bisa saja pakai anting- anting sampai di mata," ujarnya.
Sitohang mengakui, sejak dari penerimaan perlu diperhatikan hal soal mental sehingga kelak menjadi polisi bisa menjadi contoh. "Saya punya komitmen agar yang menjadi anggota polisi itu benar-benar punya mental yang baik. Sedangkan yang sudah jadi anggota polri saat ini saya juga harapkan agar terus tingkatkan profesionalisme dalam tugas," katanya. (yel)