Tito Basuki Priyatno: Menghindar dari Hal Kecil
Kota Kupang dengan segala dinamikanya selalu memiliki banyak masalah sosial dan menimbulkan tindak kriminal
Baginya memancing bukan berarti mengharapkan mendapat ikan atau hewan laut lainnya. Memancing baginya merupakan sarana refleksi diri.
"Bagi saya mancing itu bukan hasil yang menjadi tujuan utama, tapi ketika mancing kita merenung. Jadi sambil mancing itu kita bisa merenungkan perilaku kita. Kita berpikir apa yang sudah kita lakukan, apa yang belum kita lakukan, apa yang akan kita lakukan, bukan terhadap hidup saya. Karena saat mancing itu kan tidak ada ramai-ramai atau teriak-teriak 'kan," jelas suami Yeni Rusyani ini.
Tito mengisahkan, banyak hal yang bisa didapat dari memancing. Ia mencontohkan, beberapa waktu lalu ia bersama seorang anggota memancing di sekitar Pulau Semau. Memancing menggunakan kapal motor, umpan pada pancing anggotanya itu termakan ikan. Namun tali pancing terlalu kecil untuk ukuran ikan yang agak besar.
"Ikannya besar, pancingnya kecil. Tapi anggota ini pelan-pelan dan sabar menunggu dan tarik dan akhirnya berhasil menaikkan ikan ke atas kapal. Padahal tali pancingnya kecil," jelasnya.
Tito menjelaskan, dari upaya sang anggota itu menggambarkan filosofi memancang. Menurut dia, memancing itu membutuhkan kesabaran. Dan, kalau bersabar, maka sebesar apapun bisa diselesaikan asal ada niat untuk menyelesaikan masalah itu.
Ia menjelaskan, banyak manfaat saat memancing selain refreshing atau rekreasi, memancing juga mengajarkan kita untuk selalu merenung dan bersabar.
Memancing bagi Tito tidak harus di laut atau di kolam yang besar. Di mana pun bisa memancing kalau memang ada niat. "Memancing itu bisa di mana saja, di selokan juga bisa. Mungkin dilihat orang dikira orang gila, tapi kita bisa memancing di situ," jelasnya.
Selama memancing di Kupang, Tito pernah berhasil menangkap ikan gergahinh seberat 23 kg. "Ini merupakan tangkapan saya terbesar. Waktu itu tahun 2011 waktu lomba memancing," jelasnya.. (alf)
Data Diri
Nama : Tito Basuki Priyatno, S.Ik
Jabatan: Kapolres Kupang Kota
Tempat Tanggal Lahir : Purwerejo, 30 Desember 1970
Pendidikan Polri
* Akademi Kepolsian tahun 1993
* Perguruan Tinggi Ilmu Kepolsian 2002
* Sekolah Staf dan Pimpinan II 2007
Keluarga
Istri : Yeni Rusyani
Anak-anak : * Andina Reftiyani Putri Pesat Gatra
* Dwitayani Putri Dhira Darmika
* Nadine Putriyani Sekar Pratiwi
* Nadia Syafira Putri Oktiyani
Pengalaman Tugas
* Pamapta Poltabes Makassar 1995
* Kasat Lantas Polres Sinjai - Polda Sulawesi Selatan 1995-1997
* Kabag Ops Polres Gunung Kidul - Polda DIY 2002 - 2003
* Ka Kor Siswa SPN Banyu Biru Polda DIY 2004 - 2006
* Waka Polres Bantul Polda DIY 2006-2007
* Kabag Binkar Ro SDM Polda NTT 2009
* Kapolres TTS 2009 - 2012
* Kapolres Kupang Kota 2012