Sukhoi Tanpa Hati
RUPANYA lagu Berita Kepada Kawan berlaku juga untuk pesawat penumpang Sukhoi.
RUPANYA lagu Berita Kepada Kawan berlaku juga untuk pesawat penumpang Sukhoi. Pesawat Rusia Superjet 100 atau SSJ100 itu lakukan demo terbang pada Rabu, 9 Mei 2012. Sayangnya demo berakhir di punggung Gunung Salak, Jawa Barat. Sukhoi pun hancur berantakan dan para penumpang pun berakhir hidupnya.
Semuanya selesai tanpa saksi, tanpa suara, tanpa apapun yang dapat menjelaskan apa sebenarnya yang telah terjadi. Mau tanya siapa? "Kawan, coba dengar apa jawabnya - ketika dia kutanya mengapa - bapa ibunya telah lama mati - di telan bencana tanah ini - Sesampainya di laut - kutanyakan semuanya - kepada awan, kepada langit, kepada matahari. Tetapi semua diam, tetapi semua bisu, tinggal aku sendiri terpaku menatap langit."
***
"Kamu menangis? Ha.. ha.. Benza, kamu ini air mata dekat amat. Apa ada keluargamu yang jadi korban? Jangan menangis, kawanku!" Jaki dan Rara geleng-geleng kepala. Nona Mia diam mencoba mengerti mengapa Benza menangis.
"Laki-laki kok menangis seperti perempuan!" sambung Rara.
"Apa kamu bilang Rara? Seperti perempuan? Memangnya kenapa kalau laki-laki menangis seperti perempuan? Apa langsung jadi banci?" tantang Nona Mia.
"Aduh, Nona Mia, kenapa kamu yang seperti laki-laki," Jaki di pihak Rara. "Ganteng sekali kamu!"
"Apa kamu bilang? Hati-hati kamu ya!" tantang Nona Mia.
"Hanya lucu dan geli saja, laki-laki kok menangis. Gara-gara pesawat jatuh lagi, he he. Pake otak dong Benza, jangan pake hati. Gara-gara pake hati tuh, kamu jadi jatuh air mata!" Jaki dan Rara terkekeh-kekeh.
"Menangis itu milik perempuan dan laki-laki, tahu kamu! Kamu tahu tidak dunia ini jadi rusak, gara-gara kamu hanya pake otak tidak pake hati. Pake otakmu untuk investigasi dengan cermat semua berita yang ada. Pake hatimu untuk memahami betapa menyakitkan bencana ini, betapa terluka hati mereka yang kehilangan orang-orang tercinta. Pake hati dan otakmu biar seimbang."
***
"Wah, sombong amat itu Nona Mia. Mau kutonjok rasanya gigi meringisnya," Rara mengepalkan tinju. "Apa kamu bilang?" Nona Mia pasang kupingnya baik-baik.
"Lagu Ebith yang kamu nyanyikan tadi, apa judulnya? Berita Kepada Kawan?" tanya Rara. "Tetapi semua diam, tetapi semua bisu, tinggal aku sendiri terpaku menatap langit. Semuanya diam mau tanya pada siapa ya?"
"Itulah soalnya. Ya mau bertanya kepada siapa? Pemerintah sudah tegaskan bahwa penerbangan Sukhoi tidak melanggar UU No 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan. Penerbangan promosi itu tidak melanggar aturan apa pun. Seperti berita hampir semua media massa, Menteri Perhubungan dalam jumpa pers di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, mengatakan semua izin yang diperlukan untuk penerbangan promosi Sukhoi itu sudah ada," kata Benza.
"Ya, Dubes Rusia untuk Indonesia, Alexander Ivanov, Deputi Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rusia Yuri Slyuar, Presiden United Aircraft Corporation Mikhail Pogosyan, dan Dirjen Perhubungan Udara Herry Bakti juga ada. Semua lengkap dengan sejumlah pejabat Kemenhub," Nona Mia menyambung.
"Menteri bilang apa?"
"Sama-sama kita dengar dan baca bukan? Menteri bilang, semua komplet, semua izin yang diperlukan untuk penerbangan promosi Sukhoi itu sudah ada."
"Ya apalagi dijelaskan juga bahwa pesawat itu laik terbang. Katanya, Pasal 38 UU Penerbangan tentang sertifikat kelaikudaraan untuk pesawat udara khusus hanya berlaku bagi pesawat Indonesia. Adapun Sukhoi sudah mendapat sertifikasi laik terbang dari Badan Keselamatan Penerbangan Eropa."
"Kamu percaya?"
***
"Tentu saja aku percaya. Kita mau percaya kepada siapa lagi? Kita juga tahu apa tentang penerbangan? Jadi ya hanya bisa percaya saja. Kamu juga percaya?"
"Ya mau percaya siapa lagi. Hanya menurutku terlalu cepat disampaikan. Masih terkejut, masih ngeri dan masih ikut menangis dengan ibu bapa kakak adik sanak saudara penumpang Sukhoi yang jadi korban, sudah harus dengar laik terbang, ijin lengkap, semua prosedur beres,"
"Maunya kamu bagaimana?"
"Untuk mengetahui penyebab jatuhnya Sukhoi, kata Menhub, Komite Nasional Keselamatan Transportasi alias KNKT akan bekerja sama dengan tim Rusia. Rusia ingin ada transparansi hasil investigasi gabungan itu."
"Itu memang yang paling penting, transparansi!"
"Soalnya Rusia juga sudah buru-buru bilang bahwa jatuhnya Sukhoi karena masalah nonteknis. Selain kemukakan alasan non teknis dan kemungkinan pembajakan, berita lain Presiden United Aircraft Corporation, Mikhail Pogosyan, bilang, pihaknya belum bisa memprediksi penyebab jatuhnya SSJ100. Sebab, tidak ada laporan kerusakan pada pesawat berteknologi canggih itu. Dia menambahkan pilot SSJ100 Alexander Yablontsev adalah pilot terbaik Rusia."
***
"Aduh! Tambah rumit lagi ya. Izin sudah ada, semua prosedur sudah dijalankan. Tetapi kenapa hancur berantakan ya? Apa sebenarnya yang terjadi ya? Kelaikan terbang, soal non teknis, kemungkinan bajak, aduh. Tetapi bagaimana dengan penumpang? Bagaimana tindak lanjut? Bagaimana masa depan?" tanya Rara penasaran.
"Untuk menjawab semua itu, kamu harus pakai otak dan hati!"
"Ooooh Nona Mia, apa kamu kira aku tidak punya otak dan hati? Rara tersinggung, Jaki pun tersinggung. "Kalau kamu masih saja tertawakan tangisan Benza, itu artinya kamu memang tidak punya hati. Sekali lagi kukatakan padamu. Bangsa dan negara ini pun bisa rusak kalau kamu tidak punya hati." *