Terdakwa Korupsi Dana PNPM Rote Ndao Mengaku Bersalah

Sugeng Raharjo dan Steven Pello, dua terdakwa perkara dugaan korupsi dana PNMP di Kabupaten Rote Ndao mengakui kesalahan

POS KUPANG.COM, KUPANG --- Sugeng Raharjo dan Steven Pello, dua terdakwa perkara dugaan korupsi dana PNMP di Kabupaten Rote Ndao mengakui kesalahan.

Keduanya juga berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.

Dua terdakwa menyampaikan hal ini menjawab pertayaan hakim dalan sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang , Kamis (2/2/2012).

Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi ini menghadirkan saksi, Moh Saleh dari BPKP Perwakilan NTT.

Sidang perkara ini dipimpin Ketua Majelis Hakim, Rerung Patongloan, SH.M.Hum dengan anggota Fery Haryanta, SH dan dan  Anshory Syarifudin, SH, didampingi panitera pengganti M Borel, SH dan Serigius Liu, SH.

Sementara terdakwa didampingi Penasehat Hukum, Yanto P Ekon, SH.

Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU), Eddi, SH dan Rasyid, SH.
Sugeng dalam keterangannya mengakui kalau pekerjaan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Desa , Kecamatan Rote Selatan dikerjakan tidka sesuai spesifikasi.

Alasannya, bahwa masyarakat meminta supaya semua rumah dipasang, sedangkan waktu yang diberikan hanya 21 hari saja tanpa adendum, sehingga pengerjaannya tidak sesuai spesifikasi. "Waktunya mepet sehingga pengerjaannya harus seperti itu," kata Sugeng Rahardjo.

Sementara Steven Pello selaku ketua TPK mengatakan dirinya sama sekali tidak mengetahui soal spec dan juga tahu apa-apa soal barang tersebut. Steven  Pello juga mengakui kesalahannya dan berjanji tidak mengulangi lagi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved